Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Garuda Select dan Dennis Wise Buka Pintu Pemain Indonesia ke Eropa

Program pembinaan hasil kerja sama PSSI dan Mola TV sedang bersiap memberangkatkan pemain angkatan ketiga untuk mengikuti pemusatan latihan ke Eropa tahun depan.

Pada dua edisi sebelumnya, Garuda Select sudah memberangkatkan lebih dari 50 pemain ke Inggris hingga Italia.

Hasilnya, beberapa pemain jebolan program Garuda Select kerap dikabarkan akan mendapat kesempatan melanjutkan karier di Eropa.

Terkini, Brylian Aldama yang merupakan jebolan Garuda Select jilid 2 dipastikan bergabung ke tim asal Kroasia, HNK Rijeka.

Brylian Aldama akan mendapat kontrak 18 bulan dari HNK Rijeka dan diproyeksikan memperkuat tim U23 ataupun cadangan.

Sebelumnya, Amiruddin Bagus Kahfi yang sempat mengikuti Garuda Select jilid 1 dan 2 sempat dikabarkan akan bergabung ke tim asal Belanda, FC Utrecht.

Namun, proses transfer itu gagal pada detik-detik terakhir karena beberapa masalah yang melibatkan Barito Putera selaku tim pemilik Bagus Kahfi dan juga FC Uterecht.

Melahirkan pemain yang siap berkarier di Eropa merupakan tujuan utama dari program pembinaan Garuda Select.

Namun, masih banyak kendala yang harus dihadapi tim Garuda Select untuk bisa mewujudkan tujuan itu dalam waktu dekat.

Salah satu kendala yang paling terasa adalah kualitas pemain muda Indonesia yang masih sangat jauh tertinggal dengan standar Eropa.

Hal itu diungkapkan perwakilan Mola TV yang juga penggagas program Garuda Select, Mirwan Suwarso.

Mirwan Suwarso menilai kualitas pemain muda Indonesia sudah jauh tertinggal sampai tujuh tahun level pendidikan dengan pemain Eropa yang berusia sama.

Pendapat itu lahir setelah Mirwan dan tim melakukan evaluasi dari program Garuda Select jilid 1 dan 2.

"Level pemain kita sangat tertinggal dengan pemain Eropa. Kalau kita kemarin melihat akademi Inter Milan dan Chelsea, mereka sudah melatih pemain sejak usia sembilan tahun," kata Mirwan Suwarso kepada Kompas.com.

"Saat kita membawa Garuda Select ke Eropa, para pemain harus mengejar enam sampai tujuh tahun ketertinggalan tahapan pendidikan sepak bola seperti pemahaman taktik, kerja sama tim, hingga pembentukan karakter," ujar Mirwan.

"Semua tahapan itu seharusnya diserap pemain saat masih muda. Jadi, kita ini sudah jauh tertinggal," tuturnya.

Lebih lanjut, Mirwan menjelaskan bagaimana peran Dennis Wise selaku Direktur Teknik Garuda Select dalam menunjang kesempatan pemain muda Indonesia masuk ke pasar Eropa.

Menurut Mirwan, peran Dennis Wise sangat besar karena memiliki reputasi apik dan relasi luas dengan banyak akademi atau pelatih di Eropa.

Reputasi dan relasi itu tidak lepas dari pengalaman Dennis Wise yang pernah bermain di beberapa tim elite Inggris, seperti Southampton, Leicester City, hingga Chelsea.

Ketika menjadi pelatih, Dennis Wise juga pernah menangani Milwall hingga Leeds United.

Menurut Mirwan, kombinasi sosok Dennis Wise dan kredibilitas program pembinaan itulah yang kini membuat pintu pemain Indonesia untuk berkarier di Eropa melalui Garuda Select mulai terbuka.

Sebab, Dennis Wise dan kredibilitas program pembinaan sangat membantu untuk mengatrol kualitas pemain Garuda Select yang masih tertinggal sehingga bisa direkomendasikan ke tim-tim Eropa.

"Banyak pemain jebolan akademi Inter Milan, Ajax Amsterdam, ataupun Chelsea, tidak masuk ke skuad utama di sana," kata Mirwan.

"Pesaing pemain kita untuk bersaing di Eropa itu besar. Jadi, tidak mudah untuk pemain Indonesia yang sudah jauh tertinggal menembus Eropa," ujarnya.

"Sebab, banyak jebolan akademi tim elite Eropa yang tetap gagal menembus tim utama," tutur Mirwan.

"Di sini, kami memanfaatkan kredibiltas Dennis Wise dan program pembinaan Garuda Select agar pemain kita bisa dipertimbangkan oleh tim Eropa," tuturnya.

"Kami di sini hanya meminta tim Eropa untuk mempertimbangkan pemain. Reputasi Dennis Wise ini sangat berperan di Garuda Select karena dia kenal pelatih dari tim-tim Eropa," ucap Mirwan.

Contoh nyata dari pernyataan Mirwan ini adalah keberhasilan Brylian Aldama bergabung ke HNK Rijeka.

Sebelum ke HNK Rijeka, Brylian Aldama terlebih dahulu menandatangani kontrak dengan agen pemain asal Belanda, Forza Sports Group, pada Februari 2020.

Forza Sports Group itu merupakan agen berlisensi FIFA yang ditunjuk langsung oleh Dennis Wise untuk menangani Brylian Aldama.

Adapun Bagus Kahfi yang nyaris bergabung ke FC Utrecht juga tidak lepas dari rekomendasi Dennis Wise.

FC Utrecht pada pertengahan tahun ini juga sempat membantu proses pemulihan cedera yang diderita Bagus Kahfi.

Namun sayang, Bagus Kahfi pada akhirnya gagal bergabung ke FC Utrecht pada detik-detik terakhir.

Sebagai informasi, program Garuda Select memiliki lima tahapan yang harus dilewati pemain jika ingin berkarier di Eropa.

Tahap pertama dari program Garuda Select adalah seleksi pemain di Indonesia.

Seleksi dilakukan untuk memilih 24 pemain berusia di bawah 19 tahun yang akan dibawa ke pemusatan latihan di Eropa.

Setelah itu pada tahap ketiga, pemain yang dianggap benar-benar berpotensi akan dititipkan ke salah satu klub di Eropa.

Tahap ketiga ini bertujuan agar pemain bisa belajar beradaptasi di lingkup klub profesional.

Pada tahapan keempat, pemain yang lolos akan mendapat kesempatan membela tim Eropa (dengan kontrak) untuk ikut berkompetisi.

Brylian Aldama bisa dikatakan pemain spesial karena saat ini sudah berada di tahapan keempat tanpa melewati level ketiga pembinaan.

Empat tahap program Garuda Select ini masih dalam pantauan Dennis Wise sehingga seorang pemain bisa dipindahkan jika ada hal yang tidak diinginkan.

Terakhir, tahap kelima adalah pemain benar-benar dilepas untuk berjuang sendiri di tim Eropa atau bisa dikatakan lulus dari program Garuda Select.

https://bola.kompas.com/read/2020/11/29/20150008/garuda-select-dan-dennis-wise-buka-pintu-pemain-indonesia-ke-eropa

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Barcelona Vs PSG, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming Barcelona Vs PSG, Kickoff 02.00 WIB

Liga Champions
Hasil Piala Asia U23 2024: Thailand Libas Irak, Jepang-Korea Menang

Hasil Piala Asia U23 2024: Thailand Libas Irak, Jepang-Korea Menang

Internasional
Pelatih Qatar Sebut Laga Vs Timnas U23 Indonesia Sangat Sulit, Kecewa Babak Kedua

Pelatih Qatar Sebut Laga Vs Timnas U23 Indonesia Sangat Sulit, Kecewa Babak Kedua

Timnas Indonesia
Skorsing Ivar Jenner dan Ramadhan Sananta, Lewatkan Indonesia Vs Australia

Skorsing Ivar Jenner dan Ramadhan Sananta, Lewatkan Indonesia Vs Australia

Timnas Indonesia
Hasil Liga 1: Nainggolan Bantu Bhayangkara Pesta 7 Gol, PSM Bekuk PSIS

Hasil Liga 1: Nainggolan Bantu Bhayangkara Pesta 7 Gol, PSM Bekuk PSIS

Liga Indonesia
Alasan Wasit Tak Cek VAR Saat Usir Ivar Jenner pada Qatar Vs Indonesia

Alasan Wasit Tak Cek VAR Saat Usir Ivar Jenner pada Qatar Vs Indonesia

Timnas Indonesia
Profil Nasrullo Kabirov: Pernah ke Indonesia, Punya Riwayat Beri Qatar 3 Penalti

Profil Nasrullo Kabirov: Pernah ke Indonesia, Punya Riwayat Beri Qatar 3 Penalti

Internasional
Barcelona Vs PSG, Perang Besar Sepak Bola untuk Xavi

Barcelona Vs PSG, Perang Besar Sepak Bola untuk Xavi

Liga Champions
Update Ranking BWF: Jonatan Christie Tembus 3 Besar, Ginting Melorot 4 Tingkat

Update Ranking BWF: Jonatan Christie Tembus 3 Besar, Ginting Melorot 4 Tingkat

Badminton
AC Milan dan Rafael Leao Rilis Koleksi Spesial, Filosofi Peselancar

AC Milan dan Rafael Leao Rilis Koleksi Spesial, Filosofi Peselancar

Liga Italia
Daftar Pemain Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2024

Daftar Pemain Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2024

Badminton
Anthony Engelen Siap Tarung di HSS Series 5 dengan 10 Jahitan di Kaki

Anthony Engelen Siap Tarung di HSS Series 5 dengan 10 Jahitan di Kaki

Olahraga
Championship Series Liga 1, Persib Pantang Bergantung Hasil Tim Lain

Championship Series Liga 1, Persib Pantang Bergantung Hasil Tim Lain

Liga Indonesia
3 Fakta Usai Timnas Indonesia Takluk dari Qatar di Piala Asia U23 2024

3 Fakta Usai Timnas Indonesia Takluk dari Qatar di Piala Asia U23 2024

Timnas Indonesia
Hasil Persebaya Vs Dewa United 0-3, Bajul Ijo Dijebol Mantan

Hasil Persebaya Vs Dewa United 0-3, Bajul Ijo Dijebol Mantan

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke