Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Skuad Persib Bandung Diliburkan Selama Dua Bulan

BANDUNG, KOMPAS.com - Skuad Persib Bandung diliburkan selama dua bulan. Keputusan tersebut diambil setelah manajemen, pemain, pelatih, dan staf klub berjulukan Maung Bandung itu menggelar pertemuan di Graha Persib, Kota Bandung, Selasa (3/11/2020).

Manajemen Persib terpaksa menghentikan sementara aktivitas sepak bolanya karena belum ada kejelasan terkait lanjutan kompetisi musim ini.

PSSI memang sudah mengeluarkan keputusan untuk menunda penyelenggaraan lanjutan Liga 1 2020 hingga Februari 2021.

Meski begitu, PSSI belum merilis secara resmi tanggal penyelenggaraan kompetisi.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan para pemain Persib akan dikumpulkan kembali.

Semua tergantung tanggal pasti lanjutan kompetisi. Kemungkinan besar, dikatakan Umuh, para pemain akan berkumpul dan kembali berlatih pada awal Januari 2021.

"Dari hasil pertemuan ini kami memutuskan untuk meliburkan pemain selama dua bulan. Jadi, November sampai Desember pemain semua diliburkan," kata Umuh saat ditemui seusai pertemuan tim.

"Liburnya ya sampai ada pemberitahuan lagi dari PSSI soal kepastian lanjutan kompetisi. Kemungkinan baru Januari pemain dikumpulkan lagi," sambung dia.

Selain membahas terkait penghentian aktivitas tim, dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai gaji dan kontrak pemain.

Dikatakan Umuh, tidak ada perubahan soal gaji pemain, meski kegiatan latihan bersama dihentikan.

Umuh mengatakan, semua pemain pun berkomitmen untuk mengikuti setiap kebijakan yang telah dibuat oleh manajemen. Termasuk soal kontrak, para pemain tetap mematuhi kontrak bersama Persib.

"Gaji tidak ada perubahan. Pemain juga tidak ada pertanyaan apa-apa, jadi hak jalannya seperti biasa. Kontrak juga sama, semua pemain sepertinya sudah menerima ya. Mengikuti apa yang disampaikan manajemen," tutur Umuh.

Selama libur, para pemain Persib tetap diwajibkan menjalani latihan mandiri untuk menjaga kebugaran fisiknya. Meski begitu, manajemen Persib melarang Supardi Nasir dkk bermain atau ambil bagian dalam kegiatan sepak bola tidak resmi, alias tarkam.

"Untuk tarkam memang tidak menganjurkan. Tetapi tadi tidak dibicarakan spesifik, namun pemain pasti sudah mengerti semua. Dalam arti kata, pemain menerima kebijakan manajemen," ungkap Umuh.

Soal aturan pemain tidak boleh ikut dalam tarkam, sebelumnya sudah disampaikan oleh Direktur PT PBB Teddy Tjahyono. Menurut Teddy, para pemain memang dibebaskan untuk menjalani aktivitas selama masa libur. Asalkan, aktivitas yang dijalani tidak merugikan tim dan pemain yang bersangkutan.

Dikatakan Teddy, satu kegiatan yang dilarang diikuti pemain adalah tampil dalam ajang tak resmi, atau tarkam. Menurut Teddy, bila ada pemain yang ketahuan mengikuti tarkam maka manajemen akan langsung memberikan sanksi berupa teguran.

"Kegiatan dengan sponsor tetap dilakukan, namun kami melarang pemain melakukan kegiatan yang seperti tarkam. Kalau ketahuan, nanti ada sanksi teguran dari kami," tegas Teddy.

https://bola.kompas.com/read/2020/11/03/19400028/skuad-persib-bandung-diliburkan-selama-dua-bulan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke