Salin Artikel

5 Hal Menarik dari Everton Vs Liverpool, Kejam Terhadap Henderson

KOMPAS.com - Everton dan Liverpool bermain imbang 2-2 pada laga Derbi Merseyside ke-273 di Stadion Goodison Park, Sabtu (17/10/2020).

Sadio Mane membawa Liverpool unggul pada menit ketiga. Namun, Everton membalas pada menit ke-19 lewat tandukan Michael Keane.

Skor 1-1 baru berubah pada pertengahan babak kedua setelah Mohamed Salah melepas tembakan voli untuk membuat The Reds unggul.

Akan tetapi, Everton kembali membalas lewat tandukan Dominic Calvert-Lewin sembilan menit sebelum bubar.

Everton harus menyelesaikan laga dengan 10 pemain setelah Richarlison mendapat kartu kuning kedua.

The Reds sebenarnya mencetak satu gol tambahan pada injury time tetapi VAR menghapus gol Jordan Henderson.

Partai ini menjadi kali kelima secara beruntun laga derbi yang bergulir di Goodison Park berakhir imbang.

Berikut adalah lima hal menarik dari pertandingan panas tersebut:

1. Jordan Pickford Beruntung Tidak Mendapat Kartu Merah

Peruntungan Jordan Pickford belum juga membaik. Musim buruk kiper timnas Inggris ini berlanjut dengan ia langsung kebobolan dari tembakan pertama Liverpool pada menit ketiga.

Bisa jadi, ia tak bisa berbuat apa-apa untuk gol Sadio Mane tersebut. Namun, kiper mana pun pasti akan goyang apabila tembakan pertama lawan langsung berbuah gol.

Beberapa menit setelah itu, Pickford melakukan kesalahan fatal yang mengakibatkan Virgil van Dijk harus meninggalkan lapangan.

Pickford melabrak Van Dijk dengan tekel setinggi lutut kaki. Beruntung bagi Pickford, VAR mengindikasikan bahwa bek Liverpool itu telah berada di posisi offside sehingga tak berbuah pelanggaran.

2. Pertahanan Liverpool Tanpa Virgil van Dijk

Berkat pelanggaran keras tersebut, Liverpool kehilangan Virgil van Dijk pada menit ke-11 laga. Bek timnas Belanda itu digantikan oleh Joe Gomez.

Lini belakang The Reds pun terlihat goyang setelah Van Dijk keluar. Mereka bahkan langsung kebobolan dari sepak pojok pertama Everton di laga tersebut.

James Rodriguez memberikan umpan out swinging yang langsung disambar kepala Michael Keane di tengah kotak enam yard.

Apakah gol tersebut bisa dihindarkan apabila Van Dijk tetap di lapangan?

Bisa diperdebatkan bahwa Liverpool juga dapat bertahan lebih baik untuk gol kedua Everton yang dicetak Dominic Calvert-Lewin (DCL).

DCL, striker paling berbahaya Everton, mengincar Andrew Robertson di tiang jauh dan bek kiri asal Skotlandia itu tak bisa berduel udara dengan sang penyerang.

Sementara itu, Gomez (yang menggantikan Van Dijk) berdiri tidak jauh dari kedua pemain tersebut tanpa menjaga siapa pun.

3. Penampilan Fantastis Henderson

Namun, Jordan Henderson menjelma jadi sosok monster di lapangan tengah.

Mobilitas kapten Liverpool tersebut fantastis dan visi permainannya impresif. Ia tampak selalu memenangkan duel di lapangan tengah dan berkali-kali mengembalikan penguasaan bola ke timnya.

Visi tingginya terlihat dengan ia sempat melepas umpan lintas lapangan impresif ke Sadio Mane di tiang jauh yang mengundang decak kagum dari komentator laga, Peter Drury serta Jim Beglin.

Seharusnya, laga ini bisa ditutup dengan sempurna oleh Henderson lewat gol penentu kemenangan pada injury time babak kedua.

Akan tetapi, gol tersebut secara kontroversial dihapus karena VAR menganggap Sadio Mane berada dalam posisi offside pada build up gol tersebut.

4. Fans Everton Boleh Bangga dengan Pasukan Carlo Ancelotti

Derbi ini menjadi yang pertama sejak 1989 di mana Everton memulai pertandingan sebagai pimpinan klasemen Liga Inggris.

Kendati harus menelan kekalahan kontra tetangga dan rival terberat mereka itu, para fans The Toffees tetap boleh bangga dengan James Rodriguez cs.

Everton memang kerap kalah bersaing dengan Liverpool. Salah satu hasil paling memalukan The Toffees pada laga derbi tentu saja terjadi pada ajang Piala FA musim lalu.

Ketika itu, skuad terkuat Everton harus menyerah 0-1 saat melawan tim Juergen Klopp yang memainkan personel cadangan.

Namun, kali ini roda telah berputar. Everton mengimbangi Liverpool hampir dalam setiap jengkal lapangan.

James Rodriguez tampil elegan di lapangan tengah dan Allan secara keseluruhan bisa mengimbangi kegarangan lini tengah The Reds. 

5. Dua Penyerang Masuk Buku Sejarah

Mohamed Salah dan Dominic Calvert-Lewin menorehkan tinta emas pada laga di Goodison Park ini.

Gol Mohamed Salah pada laga tersebut merupakan yang ke-100 bagi sang penyerang dari 159 laga bersama Liverpool. Catatan ini menyamai torehan gol legenda Liverpool dan pahlawan The Reds di Piala Champions 1977, Kevin Keegan.

Salah juga menjadi pemain ke-17 yang berhasil mencatatkan 100 gol bagi kubu Merseyside Merah.

Sementara itu, Dominic Calvert-Lewin menjadi pemain Everton pertama yang mencetak gol dalam lima laga pertama musim semenjak Tommy Morton pada 1938-1939.

Sebelum ini, Dominic Calvert-Lewin membobol gawang Brighton, West Ham (hat-trick) di Piala Liga, Crystal Palace, dan West Brom (hat-trick).

https://bola.kompas.com/read/2020/10/17/20565288/5-hal-menarik-dari-everton-vs-liverpool-kejam-terhadap-henderson

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming MotoGP Italia 2022, Balapan Malam Ini

Link Live Streaming MotoGP Italia 2022, Balapan Malam Ini

Sports
Pemain yang Bertugas Melakukan Penetrasi ke Pertahanan Lawan dalam Bola Basket

Pemain yang Bertugas Melakukan Penetrasi ke Pertahanan Lawan dalam Bola Basket

Sports
Hasil Drawing Turnamen Pramusim 2022, Persib di Grup Neraka bersama Persebaya dan Bali United

Hasil Drawing Turnamen Pramusim 2022, Persib di Grup Neraka bersama Persebaya dan Bali United

Liga Indonesia
Pulih dari Cedera Hamstring, Evan Dimas Segera Bergabung dengan Timnas

Pulih dari Cedera Hamstring, Evan Dimas Segera Bergabung dengan Timnas

Liga Indonesia
Klasemen MotoGP Jelang GP Italia: Quartararo Terancam, Marquez...

Klasemen MotoGP Jelang GP Italia: Quartararo Terancam, Marquez...

Motogp
4 Kata di Kostum Shi Yuqi Jadi Lampu Hijau China Cabut Hukuman

4 Kata di Kostum Shi Yuqi Jadi Lampu Hijau China Cabut Hukuman

Badminton
Real Madrid Juara Liga Champions, Strategi Terbaik dari Ancelotti “Si Miskin Taktik”

Real Madrid Juara Liga Champions, Strategi Terbaik dari Ancelotti “Si Miskin Taktik”

Liga Champions
Rafael Leao Senang Jadi Incaran Real Madrid tapi Betah di AC Milan

Rafael Leao Senang Jadi Incaran Real Madrid tapi Betah di AC Milan

Liga Italia
Ancelotti: Lebih Mudah Juara Liga Champions bersama Real Madrid

Ancelotti: Lebih Mudah Juara Liga Champions bersama Real Madrid

Liga Champions
Sinar Petembak Potensial Indonesia di Turnamen Danjen Kopassus Shooting Championship 2022

Sinar Petembak Potensial Indonesia di Turnamen Danjen Kopassus Shooting Championship 2022

Sports
Pesan Emosional Marc Marquez Usai Mesti Absen di MotoGP 2022

Pesan Emosional Marc Marquez Usai Mesti Absen di MotoGP 2022

Motogp
Link Live Streaming MotoGP Italia 2022: Potensi Balapan Terakhir Marquez

Link Live Streaming MotoGP Italia 2022: Potensi Balapan Terakhir Marquez

Motogp
Gim Sky: Children of the Light Tawarkan Fitur Berbeda

Gim Sky: Children of the Light Tawarkan Fitur Berbeda

Sports
Indonesia Bersiap Selenggarakan 3 Agenda Olahraga Internasional

Indonesia Bersiap Selenggarakan 3 Agenda Olahraga Internasional

Sports
Real Madrid Juara Liga Champions, Courtois Tegaskan Jati Diri Los Blancos sebagai Raja Eropa

Real Madrid Juara Liga Champions, Courtois Tegaskan Jati Diri Los Blancos sebagai Raja Eropa

Liga Champions
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.