Salin Artikel

Selain Manchester City, 4 Klub Ini Terapkan Strategi Digital

MANCHESTER CITY, KOMPAS.com - Dampak pandemi corona yang menggerus kondisi keuangan klub sepak bola membuat Manchester City menerapkan strategi digital lebih maksimal.

Manajemen City mengungkapkan bahwa strategi ini salah satunya menjadi cara baru meningkatkan jumlah penggemar di kalangan generasi muda dari seluruh dunia.

Strategi yang akan diluncurkan dalam waktu dekat ini adalah mobile game.

Dalam pengembangannya, mobile game yang serupa dengan gaya football manager ini akan dilengkapi dengan pemain, perlengkapan, dan Stadion Etihad baik di aplikasi iOS dan Android.

"Mobile game ini adalah strategi digital kami," kata COO Manchester City Omar Berrada.

Selain mobile game, City sejatinya sudah menerapkan strategi digital pada bisnisnya.

Sejak 2014, misalnya, fans City sudah bisa memesan tiket laga kandang melalui aplikasi digital.

City mengandalkan #citystories bagi penggemar yang ingin mnegetahui seluk beluk sejarah klub dan informasi terkini kegiatan klub.

Informasi

Ternyata, selain City, ada 4 klub Liga Inggris yang juga kembali menggalakkan strategi digital ini.

Tottenham Hotspur, misalnya, punya game online Tottenham Turfies.

"Game ini ditujukan untuk anak-anak yang ingin mengetahui apa saja yang ada di Stadion White Hart Lane, kandang kami," kata manajemen Spurs.

Selanjutnya, ada Southhampton yang sejak 2012 meluncurkan aplikasi Blippar.

"Aplikasi ini membuat penggemar kami mengakses laman klub, toko suvenir, dan harga tiket," kata manajemen klub berjulukan Super Saints ini.

Berikutnya, klub Manchester United ikut memanfaatkan media sosial arus utama semisal Facebook, Twitter, Google+, dan Instagram.

Melalui konten tiga bahasa yakni Spanyol, Malaysia, dan Indonesia, Manchester United mewartakan beragam informasi mengenai klub.

Corona

Yang juga menarik adalah klub Chelsea.

Klub yang bermarkas di London ini memperkenalkan postur klub melalui kafe dan hotel kelolaannya.

Chelsea menempatkan Hotel Copthorne dan Hotel Millenium relatif dekat dengan markas klub, Stadion Stamford Bridge.

Bisnis Chelsea membidik tak hanya fans namun juga turis, pelancong keluarga, dan pelancong perusahaan.

Dalam masa pandemi corona, Chelsea sempat memberikan layanan menginap bagi tenaga medis yang menjadi garda depan melawan wabah mematikan itu.

Pada program ini, Chelsea bekerja sama dengan otoritas kesehatan Inggris, NSH.

Manajemen Chelsea, menurut laman milleniumhotels.com melakukan berbagai pembenahan pada hotelnya untuk lebih banyak menangkap kehadiran tamu tatkala pandemi corona menurun intensitasnya.

Pembenahan untuk tujuan seperti itu, sebagaimana pandangan founder laman digitels.com, Tiandy, juga menjadi pilihan perusahaan rintisan berbasis digital ini.

"Kami memperkenalkan digitels yang mengintegrasikan rangkaian layanan akomodasi dengan aplikasi yang mudah diimplementasikan pada fasilitas yang diinginkan," kata Tiandy dalam keterangan tertulisnya.

Tiandy mengklaim, aplikasi yang ditawarkannya itu dapat mengubah sebuah hotel biasa menjadi hotel pintar (smart hotel) lengkap dengan dukungan aplikasi yang menyasar business to business (B to B) dan sebagainya.

Menurut Tiandy, digitels mengandalkan e-system digitels brain dengan ekosistem pintar 4.0 berbasis IOT (internet of things).

Masih menurut Tiandy, sistem ini membantu pemilik hotel untuk menurunkan biaya operasional, efisiensi staf hingga 40 persen dari total jumlah staf, menggantikan sepenuhnya kunci maupun kartu, penghematan energi, waktu, dan operasional.

"Semuanya akan berkontribusi hingga 30 persen pada pendapatan," pungkas Tiandy.

https://bola.kompas.com/read/2020/07/03/16100448/selain-manchester-city-4-klub-ini-terapkan-strategi-digital

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.