Salin Artikel

Kilas Balik Piala Dunia 2002, Misi Penebusan David Beckham

Salah satu yang paling diingat adalah ketika mantan pemain Manchester United dan Real Madrid itu membela Inggris pada gelaran Piala Dunia 1998 di Perancis, tepatnya saat bersua Argentina dalam babak 16 besar.

Di tengah duel sengit antara kedua tim itu, Beckham diganjar kartu merah dan dipaksa keluar lapangan saat laga menunjukkan skor imbang 2-2.

Dia menerima kartu merah pada menit ke-47 setelah dinilai sengaja menjegal Diego Simeone, mantan pemain yang saat ini menukangi klub peserta Liga Spanyol, Atletico Madrid.

Insiden itu pun berbuntut kekalahan bagi timnas Inggris. Mereka harus mengakui keunggulan Argentina lewat drama adu penalti.

Beckham hanya bisa tertunduk lemas kala dua rekannya, Paul Ince dan David Batty, gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti.

Sementara itu, empat penendang dari Argentina, Sergio Berti, Juan Sebastian Veron, Marcelo Gallardo, dan Roberto Ayala, berhasil menjalankan tugas dan membawa timnya melaju ke perempat final untuk menghadapi Belanda.

Hasil itu membuat Inggris harus angkat koper lebih cepat dan terpaksa menunggu empat tahun untuk kembali mencoba peruntungan dalam pesta sepak bola terbesar di dunia.

Entah suatu kebutulan atau bukan, Inggris kembali dipertemukan dengan Argentina pada gelaran Piala Dunia edisi berikutnya (2002) yang berlangsung di Korea Selatan dan Jepang.

Kali ini kedua tim langsung bertemu pada laga keempat penyisihan Grup F.

Sama seperti edisi sebelumnya, duel antara Inggris dan Argentina berjalan dengan sengit.

Skor kacamata alias 0-0 sempat menghiasi laga hingga pengujung babak pertama. Namun, satu menit sebelum turun minum, Inggris berpeluang membuka keunggulan setelah mendapat hadiah penalti pada menit ke-44.

Penalti terjadi setelah bek Argentina yang saat ini berkarier sebagai pelatih, Mauricio Pochettino, melanggar Michael Owen di kotak terlarang.

Beckham, yang sebelumnya memiliki kenangan buruk kala bersua Argentina, memberanikan diri mengambil penalti untuk menebus kesalahan yang ia lakukan pada edisi 1998.

Hasilnya, dia berhasil menaklukkan kiper Argentina saat itu, Pablo Cavallero, dan mengubah papan skor menjadi 1-0.

Sambil mencium jersey kebanggaan timnas Inggris, Beckham merayakan gol tersebut dengan emosional. Dia berhasil menjalankan misi penebusan.

Gol Beckham menjadi satu-satunya yang tercipta dalam laga yang berlangsung di Stadion Sapporo Dome, Jepang, tersebut.

Kemenangan dan misi penebusan Beckham menjadi semakin lengkap setelah pada laga berikutnya Argentina hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 kontra Swedia.

Sementara itu, Inggris yang harus menghadapi Nigeria pada laga penentu Grup F juga memetik hasil imbang 0-0.

Namun, hasil itu sudah cukup untuk menyingkirkan Argentina dari Piala Dunia 2002.

Kala itu, Grup F diwakili oleh Swedia sebagai pemuncak grup dan Inggris sebagai runner-up.

Perjalanan Inggris terhenti di perempat final setelah menelan kekalahan dari Brasil yang pada akhirnya keluar sebagai juara Piala Dunia 2002.

https://bola.kompas.com/read/2020/05/15/04200038/kilas-balik-piala-dunia-2002-misi-penebusan-david-beckham

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klasemen Liga Inggris Usai Kemenangan Chelsea Dibuyarkan Eks Ipswich Town

Klasemen Liga Inggris Usai Kemenangan Chelsea Dibuyarkan Eks Ipswich Town

Liga Inggris
Borneo FC Vs Persib Bandung: Robert Mengaku Senang, tetapi...

Borneo FC Vs Persib Bandung: Robert Mengaku Senang, tetapi...

Liga Indonesia
Coppa Italia: Hasil Menjengkelkan Lazio Vs Udinese, Juventus...

Coppa Italia: Hasil Menjengkelkan Lazio Vs Udinese, Juventus...

Liga Italia
Juventus Vs Sampdoria, Bianconeri Berada di Jalur yang Tepat...

Juventus Vs Sampdoria, Bianconeri Berada di Jalur yang Tepat...

Liga Italia
Fakta di Balik Kepergian 2 Asisten Shin Tae-yong

Fakta di Balik Kepergian 2 Asisten Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Usulan Diskresi Karantina bagi Pelaku Olahraga dari Luar Negeri

Usulan Diskresi Karantina bagi Pelaku Olahraga dari Luar Negeri

Olahraga
Vissel Kobe, Klub Tajir J-League yang Lagi Butuh Duit

Vissel Kobe, Klub Tajir J-League yang Lagi Butuh Duit

Liga Lain
Hasil Juventus Vs Sampdoria: Menang 4-1, Bianconeri ke Perempat Final!

Hasil Juventus Vs Sampdoria: Menang 4-1, Bianconeri ke Perempat Final!

Liga Italia
Hasil Brighton Vs Chelsea 1-1: Seri Lagi, The Blues Gagal Salip Liverpool

Hasil Brighton Vs Chelsea 1-1: Seri Lagi, The Blues Gagal Salip Liverpool

Liga Inggris
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF U23 2022

Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF U23 2022

Liga Indonesia
Heroik tapi Apes, Debut Kiper PSS Sleman di Kasta Tertinggi Berujung Kartu Merah

Heroik tapi Apes, Debut Kiper PSS Sleman di Kasta Tertinggi Berujung Kartu Merah

Liga Indonesia
Diwarnai Kontroversi Wasit, Laga AC Milan Vs Spezia Bisa Diulang?

Diwarnai Kontroversi Wasit, Laga AC Milan Vs Spezia Bisa Diulang?

Liga Italia
Kabar Timnas Indonesia: Keputusan Shin Tae-yong Ganti 2 Staf hingga 27 Pemain untuk FIFA Matchday

Kabar Timnas Indonesia: Keputusan Shin Tae-yong Ganti 2 Staf hingga 27 Pemain untuk FIFA Matchday

Liga Indonesia
Tunggal Putra Terbaik Malaysia di Ambang Pintu Keluar BAM

Tunggal Putra Terbaik Malaysia di Ambang Pintu Keluar BAM

Badminton
Ulah Suporter Bikin Atalanta Didenda Rp 162 Juta dan AC Milan Rp 48 Juta

Ulah Suporter Bikin Atalanta Didenda Rp 162 Juta dan AC Milan Rp 48 Juta

Liga Italia
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.