Salin Artikel

Ilmu yang Didapatkan Giggs dari Alex Ferguson dan Louis Van Gaal

KOMPAS.com - Pelatih timnas Wales, Ryan Giggs, sangat bersyukur pernah bekerja sama dengan Sir Alex Ferguson dan Louis Van Gaal di Manchester United.

Giggs menilai ilmu dari Alex Ferguson dan Van Gaal sangat membantunya menjalani profesi baru sebagai pelatih.

Giggs ketika masih bermain dilatih Alex Ferguson selama lebih dari 20 tahun.

Setelah Alex Ferguson pensiun pada tahun 2013, Giggs memiliki peran ganda sebagai asisten David Moyes sekaligus masih bermain.

Giggs menyebut pelajaran berharga yang didapat saat masih dilatih Ferguson adalah bagaimana cara menentukan pemain sebelum pertandingan.

"Saya dilatih Ferguson selama 20 tahun. Selama itu, dia selalu menentukan susunan pemain satu atau satu setengah jam sebelum pertandingan," kata Giggs dikutip dari situs The Athletic, Rabu (6/5/2020).

"Ada saat-saat tertentu seperti final Liga Champions 2008, saat Ferguson banyak mengerjakan sesuatu sebelum laga. Tidak banyak yang tahu apa yang dia lakukan," ujar Giggs.

"Saya pikir saya berhasil melakukan cara Ferguson di timnas Wales. Jika ada pemain yang terkejut soal lineup, tidak ada cukup waktu untuk mempermasalahkan itu," tutur Giggs menambahkan.

Setelah ditinggal Ferguson, Giggs sempat menjadi pelatih sementara Man United ketika David Moyes dipecat menjelang akhir musim 2013-2014.

Giggs kemudian kembali menjadi asisten saat Man United menunjuk Louis Van Gaal sebagai pelatih pada tahun 2014.

Saat itu, Giggs sudah menyatakan pensiun sebagai pemain dan berkonsentrasi menjadi asisten Van Gaal.

Selama dua tahun menjadi asisten Van Gaal, Giggs turut membantu Man United meraih dua gelar, yakni Piala FA dan Community Shield.

Giggs mengaku belajar taktik lebih banyak karena selalu duduk di samping Van Gaal selama pertandingan.

Tidak hanya itu, pengalaman Van Gaal bersama timnas Belanda sebelum melatih Man United juga berhasil diserap Giggs.

"Saat Man United dilatih Van Gaal, dia bekerja lebih banyak kepada aspek taktis, cara bermain, dan filosofi permainan," ujar Giggs.

"Saya rasa dia datang dengan cara bekerja menangani tim nasional ketika melatih Man United," tutur Giggs.

"Jadi, bagi saya, pengalaman ini sangat sempurna untuk pekerjaan pertama saya, pelatih timnas Wales," tutur Giggs.

Giggs ditunjuk menjadi pelatih timnas Wales pada 2018 dengan misi membawa Gareth Bale dkk lolos ke Piala Eropa 2020.

Misi itu berhasil dan Wales akan menghadapi Italia, Swiss, dan Turki di Grup A Piala Eropa.

Namun, debut Giggs di Euro sebagai pelatih harus tertunda karena turnamen diundur sampai 2021 akibat pandemi virus corona.

https://bola.kompas.com/read/2020/05/06/21300048/ilmu-yang-didapatkan-giggs-dari-alex-ferguson-dan-louis-van-gaal

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.