Salin Artikel

Sempat Mengira Lelucon, Manolo Gabbiadini Ungkap Kronologi Terinfeksi Virus Corona

KOMPAS.com - Pemain Sampdoria, Manolo Gabbiadini, menceritakan kronologi bagaimana dirinya terinfeksi virus corona hingga melakukan isolasi diri.

Manolo Gabbiadini menjadi pemain Serie A, kasta tertinggi Liga Italia, kedua yang dinyatakan positif Covid-19, setelah Daniele Rugani dari Juventus.

Gabbiadini dinyatakan positif setelah melakukan tes pada Kamis (12/3/2020).

Melansir Football Italia dari La Gazetta dello Sport, Gabbiadini menceritakan kronologi dirinya terpapar virus corona.

"Saya merasa tidak enak badan pada Selasa (10/3) tapi tidak mengira itu virus. Saya tidur nyenyak malam itu, sedikit pusing di pagi harinya, tapi saya tidak merasa demam saat disentuh," kata Manolo Gabbiadini.

"Saya mengukur suhu tubuh, hasilnya 37,5 derajat jadi tidak berpikir itu demam. Saya menelpon dokter Sampdoria dan istri saya menyarankan agar melakukan tes karena kami memliki dua anak."

"Pada hari Kamis (12/3), saya merasa kondisi sudah membaik, tapi dokter memberikan hasil tes dan saya dinyatakan positif virus corona," ucap Gabbiadini melanjutkan.

Gabbiadini mengaku awalnya dia mengira hasil tes itu adalah candaan karena suhu tubuhnya yang normal dan tidak menunjukkan gejala demam.

Namun, dia sadar bahwa telah terinfeksi virus corona dan bersyukur menjalani tes lebih cepat.

"Saya pikir itu hanya lelucon karena suhu tubuh saya sudah normal. Saat itulah saya mulai merefleksi diri," katanya.

"Jika dokter menyarankan saya harus menunggu satu hari lagi untuk melakukan tes, saya bisa pergi ke pasar membeli buah dan berisiko menularkannya kepada orang lain. Pikiran itu menyiksa saya."

"Saya tidak tahu bagaimana bisa tertular penyakit ini. Saya harus menjalani karantina selama 14 hari dan kemudian melakukan tes lagi dengan dokter," lanjut Gabbiadini.

Gabbiadini pun mengingatkan orang-orang untuk tidak meremehkan pandemi virus corona dan harus selalu mematuhi aturan yang diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Saya menyadari betapa banyak orang di luar sana yang bisa terinfeksi tapi tidak menyadarinya," ujar Gabbiadnini.

"Saya pikir orang-orang meremahkan masalah ini dan tidak memprediksi bahwa ini adalah pendemi serius."

"Jadi, yang bisa kita lakukan adalah saling menjaga jarak, mematuhi aturan dan tinggal di rumah," lanjut Gabbiadini.

Gabbiadini juga tak bisa bertemu keluarganya yang berada di Bergamo, kota di Italia yang paling terdampak virus corona.

"Saya khawatir dengan keluarga saya dan semua orang di Bergamo. Orang tua saya berdiam diri di rumah. Saya menghubungi mereka setiap hari tapi saya sudah tidak bertemu mereka sejak sebulan lalu."

"Mereka mengatakan ketika membuka jendela, yang bisa didengar hanya bunyi sirine ambulans," katanya mengakhiri.

Sampdoria menjadi klub Liga Italia dengan jumlah kasus corona terbanyak.

Selain Manolo Gabbiadini, enam pemainnya lainnya juga terinfeksi virus corona.

Enam pemain tersebut yakni Albin Ekdal, Antonino La Gumina, Morten Thorsby, Fabio Depaoli Bartosz Berezynski dan Omar Colley.

https://bola.kompas.com/read/2020/03/22/11100068/sempat-mengira-lelucon-manolo-gabbiadini-ungkap-kronologi-terinfeksi-virus

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.