Salin Artikel

Striker Real Madrid Dikritik karena Pulang Kampung pada Masa Karantina

KOMPAS.com - Perdana Menteri Serbia mengkritik penyerang Real Madrid, Luka Jovic, yang dinilai tidak mematuhi aturan pemerintah terkait isolasi diri untuk mencegah penyebaran virus corona.

Mengutip AS, Luka Jovic meninggalkan karantina di Madrid untuk kembali ke Serbia dan dikabarkan merayakan ulang tahun pacarnya di Beograd.

Padahal, Spanyol menjadi negara kedua di Eropa dengan jumlah kasus virus corona terbanyak.

Data yang dihimpun dari Worldometers pada Jumat (20/3/2020) dini hari WIB, menyatakan ada 17.963 kasus virus corona dengan 830 kematian dan sebanyak 1.107 orang dinyatakan sembuh.

Kasus virus corona yang kian bertambah membuat Spanyol dalam keadaan isolasi total atau lockdown selama 15 hari sejak Sabtu (14/3/2020).

Semua penduduk diperingatkan untuk tetap tinggal di rumah dan tidak meninggalkan Madrid.

Tak hanya melanggar aturan klub dan Spanyol, Jovic pun mengabaikan perintah Serbia yang melarang warga negaranya yang tinggal di negara terdampak corona untuk pulang.

Melihat hal tersebut, Perdana Menteri Serbia, Ana Brnabic, memanggil Jovic dan pesepak bola lainnya yang kembali ke Serbia saat tengah melalui masa karantina.

Brnabic menilai Jovic dan pemain lainnya memberikan contoh buruk dengan tidak melakukan isolasi diri saat tiba di rumah.

"Kami telah melihat contoh-contoh negatif dari bintang-bintang sepak bola kami yang dibayar jutaan dan mengabaikan isolasi diri setelah kembali ke rumah," kata Ana Brnabic, tanpa menyebut pemain mana pun.

Meski demikian, surat kabar di Serbia dengan tegas menyebut nama Luka Jovic dan mengkritik apa yang dilakukan pemain 22 tahun itu.

"Alih-alih mengisolasi dirinya sendiri, penyerang itu bersenang-senang di Beograd," tulis surat kabar Blic Serbia.

"Luka (Jovic) melakukan tindakan yang bodoh. Dia meninggalkan Madrid dan karantina klub, terlepas dari semua peringatan itu, lalu dia kembali ke Serbia."

Meski demikian, saat ini diketahui Luka Jovic sudah kembali ke rumah pribadinya di Serbia untuk melakukan isolasi diri.

Real Madrid merupakan salah satu klub yang mengharuskan semua pemain dan stafnya melakukan isolasi diri setelah pemain basketnya, Trey Thompkins, dinyatakan positif terinfeksi corona. 

https://bola.kompas.com/read/2020/03/20/08400058/striker-real-madrid-dikritik-karena-pulang-kampung-pada-masa-karantina

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.