Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Conor McGregor Soal Rematch Kontra Khabib: Orang Itu Gemeteran!

KOMPAS.com - Bintang UFC asal Irlandia, Conor McGregor, kembali menantang Khabib Nurmagomedov untuk sebuah laga rematch di dalam oktagon.

Pikiran Conor McGregor ternyata masih terbagi ke pertarungan kontra Khabib Nurmagomedov kendati ia akan kembali turun ke oktagon UFC untuk pertama kalinya dalam satu setengah tahun pada 18 Januari 2020 ini.

Conor McGregor bakal menghadapi Donald "Cowboy" Cerrone dalam pertarungan pertama sang pemain semenjak ia kalah submission dari Khabib Nurmagomedov pada Oktober 2018.

Ini bukan kali pertama McGregor meminta rematch kontra Khabib, ia berulang kali mengutarakan keinginannya untuk menghadapi petarung asal Dagestan tersebut di Moskow, Rusia.

McGregor berkali-kali bilang Khabib takut untuk menghadapinya kembali dan kali ini pun pendiriannya tak berubah.

"Dia itu gemetaran. Orang itu gemetaran," tutur McGregor seperti dikutip dari MMA Fighting.

"Ia tak ingin bertarung. Dia tak menginginkannya. Saya mengerti, dia berusaha untuk tak kalah lagi. Saya hanya mencium aroma ketakutan.

"Namun, semua orang menginginkan pertarungan itu lagi termasuk Dana (White, Presiden UFC) dan kita semua. Jadi, ia boleh lari tetapi ia tak bisa sembunyi. Saya menantikan hari pertarungan kami," tuturnya.

Kendati menyerah lewat submission pada ronde keempat di pertemuan pertama mereka pada UFC 229, McGregor menolak anggapan kalau lawannya tersebut mendominasi duel.

"Di kepala saya, ronde satu milik saya. Jadi, saya unggul 3 banding 1," tutur McGregor.

"Apa yang ia perbuat pada ronde pertama? Ronde kedua lihat betapa santainya pendekatan saya, ia hanya lari di sekiling kandang dan berhasil mendaratkan pukulan beruntung. Ronde kedua memang milik dia tetapi saya memiliki ronde ketiga," ujar McGregor lagi.

"Bahkan saya memenangi pukulan-pukulan pertama pada ronde keempat hingga ia akhirnya berhasil menjegal saya."

Khabib Nurmagomedov sendiri mengatakan bahwa ia hanya ingin menghadapi McGregor lagi apabila petarung asal Irlandia tersebut menemukan jalur sah untuk kembali menantang sang juara.

Akan tetapi, Presiden UFC Dana White tampak terlalu tergiur dengan prospek McGregor vs Khabib jilid II sehingga ia membuka pintu bagi McGregor apabila bisa mengalahkan Cerrone kendati partai tersebut berada di divisi berat 170 pounds atau 77 kilogram.

Divisi kelas ringan UFC berada di kisaran berat 146-155 pounds atau 66-70 kilogram.

Salah satu alasan McGregor mengambil duel kontra Cerrone pada divisi welterweight itu agar ia tak perlu memangkas berat terlalu banyak.

McGregor juga menjaga diri apabila UFC perlu petarung pengganti baik untuk menggantikan Nurmagomedov atau mantan juara interim kelas ringan Tony Ferguson pada UFC 249, April 2020.

"Ini sudah kelima kalinya partai tersebut dijadwalkan. Apa saja bisa terjadi," tutur McGregor mengatakan bahwa ia ragu duel Khabib vs Ferguson bakal bergulir.

https://bola.kompas.com/read/2020/01/04/15200068/conor-mcgregor-soal-rematch-kontra-khabib--orang-itu-gemeteran-

Terkini Lainnya

6 Tahun Kolaborasi EVOS dan Pop Mie, Tingkatkan Talenta Esport Indonesia

6 Tahun Kolaborasi EVOS dan Pop Mie, Tingkatkan Talenta Esport Indonesia

Sports
Persebaya Vs Bali United, Teco Minta Bali Kerja Keras

Persebaya Vs Bali United, Teco Minta Bali Kerja Keras

Liga Indonesia
Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Liga Inggris
Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Liga Indonesia
Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Liga Italia
Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Liga Indonesia
Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Liga Inggris
Respons Pemain Persib Usai Ikuti 'Kelas' VAR Liga 1

Respons Pemain Persib Usai Ikuti "Kelas" VAR Liga 1

Liga Indonesia
Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke