Salin Artikel

Malaysia Vs Indonesia, Sisi Positif Garuda Versi Yeyen Tumena

KOMPAS.com - Pelatih interim Timnas Indonesia, Yeyen Tumena, memuji para pemainnya karena telah mengikuti strategi yang dipersiapkan sebelum laga.

Ia juga memberi apresiasi khusus kepada para gelandang timnas.

Timnas Indonesia harus menelan kekalahan 0-2 saat bertandang ke Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia pada putaran kedua laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Kedua gol tuan rumah dibukukan oleh Muhammad Safawi Rasid (30' dan 73'), sang MVP Liga Malaysia untuk dua tahun beruntun.

Gol pertama Safawi Rasid datang lewat tembakan bebas kaki kiri setelah Rudolof Yanto Basna melanggar lawan dengan keras di antara kotak penalti dan garis tengah lapangan.

Sementara, gol kedua Safawi datang setelah ia memanfaatkan dengan baik blunder Yanto Basna yang berupaya menggiring bola melintasi garis gawang.

Seusai pertandingan, pelatih interim Timnas Indonesia, Yeyen Tumena, memuji anak asuhnya setelah menjalankan instruksi dengan baik.

"Sebenarnya, tim sudah bermain seperti yang direncanakan. Namun, hasil akhir datang lewat kesalahan-kesalahan sendiri," tutur mantan bek Primavera tersebut di MolaTV.

"Di level internasional, kita tak bisa melewatkan peluang untuk membikin gol dan lawan mencetak gol dari kesalahan kita. Dua gol yang diciptakan Malaysia adalah hadiah dari para pemain," lanjut Yeyen dalam konferensi pers seusai laga.

Satu sektor yang disorot oleh Yeyen adalah para gelandang.

Yeyen memang tak bisa menurunkan dua gelandang tengah yang identik dengan Timnas Indonesia akhir-akhir ini: Zulfiandi serta Evan Dimas dengan Stefano Lilipaly bermain sebagai penyokong striker.

Sebagai gantinya, Bayu Pradana, Hendro Siswanto, dan sang debutan, Teuku Muhammad Ichsan, menjadi pilar di lini tengah.

Yeyen mengutarakan soal absensi pemain-pemain tengah reguler tersebut dan siasatnya untuk membendung tim lawan.

"Kami tidak punya banyak pilihan di tengah. Kami lalu mencoba menghentikan mereka dengan memainkan gelandang-gelandang pekerja keras," tutur Yeyen, yang memuji Ichsan yang baru pertama kali memperkuat Timnas Garuda.

"Saya menilai hari ini Ichsan bermain luar biasa, bersama Hendro dan Bayu. Kita bisa melihat pertandingan tadi, Malaysia hanya bisa bermain ke samping dan pinggir. Gelandang mereka, nomor 15 (Brendan Gan) lebih sering memainkan bola di belakang," lanjutnya.

Terakhir, Yeyen juga mengatakan bahwa Ichsan, yang bermain bagi Bhayangkara FC, bakal memiliki karier yang langgeng.

"Terjadi juga emosi dari kapten mereka yang mencoba mencederai Ichsan, saya pikir anak ini pemain muda berbakat dan punya masa depan cerah," tuturnya.

https://bola.kompas.com/read/2019/11/19/22582188/malaysia-vs-indonesia-sisi-positif-garuda-versi-yeyen-tumena

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semifinal Indonesia Open: Jelang Lawan Jonatan, Axelsen Kirim Pujian

Semifinal Indonesia Open: Jelang Lawan Jonatan, Axelsen Kirim Pujian

Badminton
Chelsea Vs Man United: 3 Pilar Tumbang, The Blues Dipastikan Pincang

Chelsea Vs Man United: 3 Pilar Tumbang, The Blues Dipastikan Pincang

Liga Inggris
Borobudur Marathon 2021: 48 Detik Berbuah Rp 10 Juta dari Ganjar

Borobudur Marathon 2021: 48 Detik Berbuah Rp 10 Juta dari Ganjar

Sports
Mancini soal Potensi Lawan Portugal di Playoff Piala Dunia: Kami Ingin Menghindari Mereka...

Mancini soal Potensi Lawan Portugal di Playoff Piala Dunia: Kami Ingin Menghindari Mereka...

Internasional
Skenario Terburuk Italia di Playoff Piala Dunia: Lawan Ronaldo Tanpa 5 Pemain Inti!

Skenario Terburuk Italia di Playoff Piala Dunia: Lawan Ronaldo Tanpa 5 Pemain Inti!

Internasional
Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia Open 2021: Greysia/Apriyani Main di Partai Kelima

Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia Open 2021: Greysia/Apriyani Main di Partai Kelima

Badminton
Berapa Tinggi Ring Basket Standar Internasional?

Berapa Tinggi Ring Basket Standar Internasional?

Sports
Keuntungan Portugal jika Harus Lawan Italia di Final Playoff Piala Dunia

Keuntungan Portugal jika Harus Lawan Italia di Final Playoff Piala Dunia

Internasional
Indonesia Open: Marcus/Kevin Unggul 'Head to Head' atas Wakil India, tetapi...

Indonesia Open: Marcus/Kevin Unggul "Head to Head" atas Wakil India, tetapi...

Badminton
Fajar/Rian Absen di BWF World Tour Finals, Marcus/Kevin Pastikan Ranking 1

Fajar/Rian Absen di BWF World Tour Finals, Marcus/Kevin Pastikan Ranking 1

Badminton
Gebrakan Gerrard di Aston Villa: Ikuti Pendekatan Klopp, Bikin Akun Instagram “Rahasia”

Gebrakan Gerrard di Aston Villa: Ikuti Pendekatan Klopp, Bikin Akun Instagram “Rahasia”

Liga Inggris
Semifinal Indonesia Open 2021: Dominasi Greysia/Apriyani atas Wakil Thailand

Semifinal Indonesia Open 2021: Dominasi Greysia/Apriyani atas Wakil Thailand

Badminton
Profil Agus Prayogo, Atlet Lari Jarak Jauh Indonesia dengan Segudang Prestasi

Profil Agus Prayogo, Atlet Lari Jarak Jauh Indonesia dengan Segudang Prestasi

Sports
Menuju Man United, Daya Tarik Rangnick Lebih dari Sekadar Pelatih Interim dan Konsultan

Menuju Man United, Daya Tarik Rangnick Lebih dari Sekadar Pelatih Interim dan Konsultan

Liga Inggris
Rekor Duel Jonatan Christie Vs Axelsen: Kans Jojo Raih Tiket Final Indonesia Open

Rekor Duel Jonatan Christie Vs Axelsen: Kans Jojo Raih Tiket Final Indonesia Open

Badminton
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.