Salin Artikel

Antoine Griezmann dan 5 Pemain yang "Ngambek" Sebelum Pindah Klub

KOMPAS.com - Transfer Antoine Griezmann dari Atletico Madrid ke Barcelona tak semulus yang ia harapkan.

Awal bulan Juli 2019, Marca melaporkan bahwa sang penyerang asal Perancis ogah mengikuti latihan pramusim Atletico Madrid sesuai jadwal yang telah ditetapkan. 

Ketika itu, Antoine Griezmann mengatakan kalau ia "sedih dan kecewa" akan perkembangan yang telah terjadi.

Pada 5 Juli 2019, Atletico Madrid membalas dengan sebuah "communicado official" alias respon resmi yang meminta sang pemain kembali latihan. Atletico Madrid juga mengkritik keras cara Barcelona mengejar pemain mereka.

Tepat seminggu kemudian, pada 12 Juli 2019, Barcelona mengumumkan bahwa Antoine Griezmann telah menjadi pemain mereka.

Ini bukan kali pertama seorang pemain harus terlibat dengan masalah bersama klub lamanya sebelum bergabung dengan raksasa Catalunya tersebut. Barcelona pun bukan satu-satunya yang pernah dijadikan alasan bagi seorang pemain untuk pindah.

Berikut adalah 5 kesempatan ketika seorang pemain harus "ngambek" terlebih dulu unuk memaksakan pindah.

1 Dani Alves (Sevilla ke Chelsea, 2007)

Sevilla menolak tiga pendekatan dari Chelsea dan sempat sepakat dengan banderol 23 juta pounds sebelum pemilik The Blues, Roman Abramovich menganggap mahar itu kemahalan dan menurunkan penawaran mereka yang sontak ditolak klub asal Spanyol itu.

Alhasil, Dani Alves menolak untuk pergi bersama skuad Sevilla yang akan melakoni laga kualifikasi Liga Champions kontra AEK Athens. 

"Daniel Alves, dalam suatu gerakan yang menunjukkan kurangnya rasa hormat kepada rekan-rekan setim dan klub ini, telah menolak untuk bertanding bersama klub yang membayarnya. Publik kini akan mengetahui profesionalisme pemain yang bersangkutan," tutur Jose Maria del Nido, presiden Sevilla.

Aksi mogok Dani Alves ini terjadi hanya beberapa hari setelah bek kiri Sevilla, Antonio Puerta, mengalami serangan jantung pada laga pertama Liga Spanyol 2007-2008 kontra Getafe. Puerta akhirnya meninggal tiga hari kemudian.

Tragedi Antonio Puerta tersebut menjadi satu-satunya faktor yang membuat Dani Alves tak lagi meminta hengkang. Sang bek pun berbaikan dengan Del Nido dan memperkuat Sevilla untuk satu musim lagi. Ia baru bergabung dengan Barcelona setahun setelahnya.

2. Cesc Fabregas (Arsenal ke Barcelona, 2011)

Barcelona melayangkan tawaran 27 juta pounds bagi gelandang Arsenal, Cesc Fabregas, pada musim panas 2011 menyusul ketertarikan yang telah dilaporkan berlangsung selama setahun sebelumnya.

Namun, Arsenal menolak mentah-mentah pendekatan Barca untuk gelandang mereka yang berusia 24 tahun ketika itu. Pelatih Barcelona, Pep Guardiola, mengatakan bahwa ia tak ingin Fabregas memaksakan pindah ke klub masa kecilnya tersebut. 

"Cesc harus melakukan apa yang Arsenal minta. Saya tak suka apabila seorang pemain menolak latihan karena ia ingin pergi," tutur Guardiola seperti dikutip dari The Telegraph.

Namun, Cesc Fabregas bergeming. Ia bahkan sempat melewatkan pertandingan terakhir musim Arsenal lawan Fulham demi menghadiri sebuah seri balapan Formula One.

Fabregas kemudian menolak mengikuti latihan pramusim The Gunners dan mendapatkan transfernya kembali ke Barcelona pada Agustus 2011.

3. Ronaldo Luis Nazario de Lima (PSV ke Barcelona, 1996, dan Inter Milan ke Real Madrid, 2002)

Ronaldo Luis Nazario de Lima pernah dua kali memaksakan pindah klub dengan cara yang kurang ideal. 

Pertama, adalah kala ia mogok bermain untuk pindah ke Barcelona dari PSV. Kedua setelah ia menjadi bintang pada Piala Dunia 2002 untuk pindah ke Real Madrid.

Ronaldo menolak mengikuti latihan pramusim Inter Milan pada Agustus 2002. Padahal, ia jarang bermain bagi Inter Milan dalam tiga musim sejak pindah dari Barcelona pada 1997.

"Agen Ronaldo mengatakan kepada kami bahwa keinginan sang pemain adalah meninggalkan Inter Milan," ujar Direktur Olahraga Real Madrid, Jorge Valdano.

"Satu hal yang kami ingin pastikan adalah klub tak akan bergerak kecuali Inter Milan memutuskan untuk menjual Ronaldo. Tindakan pertama saya adalah berbicara dengan para direktur Internazionale karena kami punya pakta non-agresi dengan klub tersebut untuk mencegah penawaran agresif terhadap pemain mereka," lanjutnya.

4. Dimitar Berbatov (Tottenham ke Manchester United, 2008)

Menurut Chairman Tottenham, Daniel Levy, Dimitar Berbatov dua kali menolak untuk bermain bagi Tottenham pada Agustus 2008, kontra Sunderland dan Chelsea, untuk memaksakan pindah ke Manchester united.

"Kami tahu bahwa sang pemain untuk setahun terakhir ingin meninggalkan klub," ujar Levy. "Kini, ia menolak bermain dua kali bagi kami, dan mempunyai dampak negatif di ruang gnati. Realitanya, para pemain punya kekuatan lebih di era modern ini."

Ia mengatakan bahwa setahun sebelumnya, Spurs telah menginvestasikan waktu dan uang untuk mendatangkan Dimitar Berbatov dan sang pemain sendiri yang memilih Spurs.

Ia juga mengutarakan bagaimana nama Berbatov tak dikenal orang sebelum bermain bersama Tottenham.

"Namun, setahun kemudian dengan 10 hari tersisa pada akhir bursa transfer, ia mengatakan kepada kami bahwa ia ingin pindah ke Manchester United. Kami sangat kecewa," tuturnya.

Berbatov akhirnya dijual ke Manchester United pada hari terakhir bursa transfer dengan mahar 30,75 juta pounds.

5. Ousmane Dembele (Dortmund ke Barcelona, 2017)

Pada Agustus 2017, Ousmane Dembele ogah berpartisipasi dalam laga babak pertama Piala Jerman kontra tim kasta bawah Rielasingen-Arlen. Kurang dari dua minggu setelah aksi mogok tersebut, Dembele akhirnya mendapatkan transfernya ke Camp Nou.

Pelatih timnas Perancis, Didier Deschamps, mengutuk dengan keras aksi mogok Ousmane Dembele demi Barcelona tersebut.

"Ini tak bisa diterima. Perilaku Dembele menciptakan masalah di Dortmund, bagi rekan-rekannya dan juga tim nasional. Saya tak bisa memanggil Dembele ke skuad Perancis karena ia tak latihan. Ini sikap yang tak bisa kami toleransi," ujar Deschamps di sela-sela Piala Dunia 2018.

Kendati dibawa Didier Deschamps ke Piala Dunia Rusia, ia hanya bermain empat kali dari tujuh laga Perancis dengan hanya dua dari laga-laga itu ia turun lebih dari 60 menit. Dembele tak dipercaya turun di semifinal dan final.

Beberapa kelakuan tak profesional Dembele ini disinyalir beberapa jurnalis Spanyol datang dari pengaruh teman-teman masa kecilnya yang menemani sang pemain sejak ia besar di daerah Normandy di Perancis dan mengikutinya hingga ke Barcelona.

https://bola.kompas.com/read/2019/07/16/18550008/antoine-griezmann-dan-5-pemain-yang-ngambek-sebelum-pindah-klub

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandangan Mata Setelah Peluru Ditolakkan

Pandangan Mata Setelah Peluru Ditolakkan

Sports
PB Djarum soal Janji Komitmen Praveen/Melati: Mereka Harus Jaga Reputasi sebagai Andalan...

PB Djarum soal Janji Komitmen Praveen/Melati: Mereka Harus Jaga Reputasi sebagai Andalan...

Badminton
Minta Maaf soal Insiden di Semifinal Piala AFF, Asnawi Disindir Pemain Singapura

Minta Maaf soal Insiden di Semifinal Piala AFF, Asnawi Disindir Pemain Singapura

Liga Indonesia
Serie A di Ambang Bangkrut, CEO Inter Milan Minta Bantuan Pemerintah

Serie A di Ambang Bangkrut, CEO Inter Milan Minta Bantuan Pemerintah

Liga Italia
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Timor Leste Malam Ini

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Timor Leste Malam Ini

Liga Indonesia
Pelatih Timor Leste Punya Banyak Kenalan di Indonesia, Akrab dengan Bek Persib

Pelatih Timor Leste Punya Banyak Kenalan di Indonesia, Akrab dengan Bek Persib

Liga Indonesia
Alasan Mancini Panggil Balotelli ke Timnas Italia, Bukan karena Putus Asa

Alasan Mancini Panggil Balotelli ke Timnas Italia, Bukan karena Putus Asa

Liga Italia
Sejarah Atletik di Olimpiade Modern Pertama

Sejarah Atletik di Olimpiade Modern Pertama

Sports
Marko Lazetic ke AC Milan: Pakai Nomor Kaka, Mirip Ibra, Langsung Digoda Sampdoria

Marko Lazetic ke AC Milan: Pakai Nomor Kaka, Mirip Ibra, Langsung Digoda Sampdoria

Liga Italia
Timnas Indonesia Vs Filipina, Akan Ada Rotasi Besar Garuda Pertiwi

Timnas Indonesia Vs Filipina, Akan Ada Rotasi Besar Garuda Pertiwi

Liga Indonesia
Daftar 8 Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Afrika 2021

Daftar 8 Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Afrika 2021

Internasional
Hendra, Marcus, dan Rian Dapat Bonus Besar Usai Rebut Piala Thomas

Hendra, Marcus, dan Rian Dapat Bonus Besar Usai Rebut Piala Thomas

Badminton
“Vlahovic adalah Pengkhianatan, Dia Tidak Akan Bawa Juventus Scudetto”

“Vlahovic adalah Pengkhianatan, Dia Tidak Akan Bawa Juventus Scudetto”

Liga Italia
Ambisi Alfeandra Dewangga pada Laga Timnas Indonesia Vs Timor Leste

Ambisi Alfeandra Dewangga pada Laga Timnas Indonesia Vs Timor Leste

Liga Indonesia
Indonesia Vs Timor Leste, Lawan Bicara tentang Keindahan Sepak Bola

Indonesia Vs Timor Leste, Lawan Bicara tentang Keindahan Sepak Bola

Liga Indonesia
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.