Salin Artikel

Hingga Pekan Ke-7, 5 Pelatih Sudah Jadi Korban Keganasan Liga 1 2019

KOMPAS.com - Liga 1 2019 baru berlangsung tujuh pekan dan akan memasuki pekan kedelapan.

Namun, total sudah ada lima pelatih yang resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Alasannya klise, performa tim dan rentetan hasil mengecewakan sebagai acuan utama.

Dari lima pelatih Liga 1 2019 yang mengundurkan diri, kesemuanya memang belum bisa membawa timnya menghasilkan kemenangan.

Tak pelak, daripada membuat kondisi tim semakin buruk, kelima pelatih itu memilih untuk meninggalkan jabatannya.

Lalu, siapa saja pelatih yang sudah mengundurkan diri di Liga 1 2019?

1. Ivan Kolev (Persija Jakarta)

Nama pelatih pertama yang mengundurkan diri adalah Ivan Kolev.

Eks pelatih timnas Indonesia itu belum bisa membawa Persija Jakarta meraih kemenangan hingga pekan ketiga Liga 1 2019.

Dari tiga laga awal Liga 1 2019, Macan Kemayoran hanya mampu meraih satu hasil imbang dan dua kali kekalahan.

Ivan Kolev akhirnya mengundurkan diri dari pelatih utama Persija per 3 Juni 2019.

Ia lalu digantikan asisten pelatihnya, Julio Banuelos. Sepeninggal Kolev, Persija terus mencatatkan hasil positif.

Debut sebagai pelatih utama Persija, Banuelos membawa Macan Kemayoran bermain imbang di kandang Persela Lamongan.

Pada laga selanjutnya, Banuelos dan Persija mencatatkan kemenangan perdana mereka di Liga 1 2019 saat berhadapan dengan PSS Sleman. Laga tersebut sekaligus laga pertama Persija di kandang.

Pekan kedelapan akan menjadi ujian yang sesungguhnya bagi Banuelos. Pasalnya, Persija akan menjalani laga big match dengan menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 10 Juni 2019.

2. Jacksen F Tiago (Barito Putera)

Nama kedua yang mengundurkan diri adalah Jacksen F Tiago.

Seusai Barito Putera dikalahkan Kalteng Putra (22/6/2019), Jacksen resmi mengundurkan diri dari jabatan pelatih utama tim berjulukan Laskar Antasari itu.

Tongkat estafet kepelatihan pun langsung digantikan oleh asistennya di Barito Putera, Yunan Helmi.

Sama seperti Ivan Kolev, mundurnya Jacksen F Tiago dipicu rentetan buruk yang didapat Barito Putera pada awal kompetisi Liga 1 2019.

Dalam empat pertandingan yang mereka jalani, Barito Putera hanya memperoleh satu poin dari sekali hasil seri dan tiga kali kalah.

Atas hasil itu, mereka saat itu menjadi juru kunci klasemen sementara Liga 1 2019.

3. Luciano Leandro (Persipura Jayapura)

Luciano Leandro adalah korban keganasan Liga 1 2019 selanjutnya.

Luciano mengundurkan dari Persipura Jayapura seusai tim berjulukan Mutiara Hitam itu ditahan imbang Semen Padang di Stadion Mandala, Jayapura (28/6/2019).

Berselang dua hari dari laga tersebut, atau pada 30 Juni, Luciano resmi mengundurkan diri dari jabatan pelatih utama Persipura.

Pada saat itu, Mutiara Hitam hanya mencatatkan tiga hasil imbang dan dua kekalahan dari lima pertandingan awal Liga 1 2019.

4. Aji Santoso (Persela Lamongan)

Pada hari yang sama kala Luciano Leandro mengundurkan diri dari Persipura, Aji Santoso juga memilih meletakkan jabatan pelatih utama Persela Lamongan.

Pada saat Aji Santoso mundur, kondisi tim berjulukan Laskar Joko Tingkir itu sedang terpuruk.

Persela hanya meraih dua hasil imbang dan tiga kekalahan dari lima laga pertandingan awal Liga 1 2019.

5. Syafrianto Rusli (Semen Padang)

Kali terakhir, pelatih yang mengundurkan diri adalah Syafrianto Rusli.

Syafrianto Rusli menyatakan mundur dari peran sebagai pelatih Semen Padang setelah kalah dari tamunya, PS Tira Persikabo pada Senin (8/7/2019) sore.

"Saya ucapkan maaf untuk masyarakat Sumatera Barat, karena saya tidak bisa memberikan prestasi," ucap Rusli.

Saat ini, Semen Padang bertengger di peringkat ke-16 klasemen sementara Liga 1 2019 dengan raihan tiga poin, hasil dari tiga kekalahan dan tiga hasil imbang.

Mundurnya kelima pelatih tersebut menjadi tren tersendiri di Liga 1 2019, terlebih kompetisi baru berjalan tujuh pekan.

Pertanyaannya, siapa pelatih yang akan menjadi korban Liga 1 2019 selanjutnya?

https://bola.kompas.com/read/2019/07/09/14431508/hingga-pekan-ke-7-5-pelatih-sudah-jadi-korban-keganasan-liga-1-2019

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.