Salin Artikel

Mengapa Harga Wan-Bissaka di Man United Sangat Mahal?

KOMPAS.com - Pada Sabtu (29/6/2019) siang waktu setempat, Manchester United akhirnya resmi merampungkan transfer Aaron Wan-Bissaka.

Pelatih Man United, Ole Gunnar Solksjaer mengaku gembira dengan bergabungnya bek berusia 21 tahun tersebut ke Old Trafford.

Ole, sapaan akrab Solksjaer, bahkan menyebut Wan-Bissaka sebagai talenta terbaik di Inggris.

"Aaron (Wan-Bissaka) adalah salah satu calon bek terbaik di Liga Inggris pada masa depan," terang Solskjaer, seperti dilansir dari situs resmi Man United.

"Ia memiliki etos kerja yang bagus, talenta, dan mentalitas untuk bermain bagi Manchester United. Dia benar-benar masuk dalam kriteria pemain yang tengah kami incar untuk membawa tim ini semakin berkembang di masa depan."

Ole menambahkan, Wan-Bissaka adalah tipe pemain muda yang ingin terus berkembang dan lapar gelar. Hal tersebut yang membuat pelatih asal Norwegia itu kepincut dengan Wan-Bissaka.

Sang pemain pun telah menyatakan kesediannya untuk terus mengembangkan diri bersama Man United.

"Saya pikir saya akan meningkatkan setiap langkah dan belajar hal-hal yang berbeda dengan rekan setim," kata pemain timnas Inggris U-21 itu.

"Saya pikir Man United adalah klub yang besar, sebuah keluarga yang besar, mempunyai fan yang besar, dan mereka semua bisa bersatu," ujar dia lagi

Wan-Bissaka didatangkan dari Crystal Palace dengan nilai yang tak murah, yakni sebesar 50 juta pounds (Rp 905 miliar).

Tak hanya itu, Wan-Bissaka juga menjadi bek termahal keenam di sepanjang sejarah sepak bola dunia.

Harga Wan-Bissaka hanya kalah dari Virgil Van Dijk (75 juta euro), Lucas Hernandez (70 juta euro), Aymeric Laporte (57 juta euro), Benjamin Mendy (52 juta euro), dan Kyle Walker (50 juta euro).

Rekor yang lain adalah ia sukses menahbiskan diri sebagai rekrutan termahal keempat Man United.

Dari rekor-rekor tersebut, tampaknya Man United mempunyai alasan kuat membeli Wan-Bissaka dengan harga mahal.

Ia sendiri mencatakan 90 tekel sukses sepanjang Liga Inggris musim lalu dan hanya kalah dari bak Leicester City, Wilfred Ndidi (99 tackle sukses). Wan-Bissaka mempunyai rerata 3,7 tekel per pertandingan.

Pemain yang berposisi sebagai bek sayap kanan itu juga memiliki rerata memenangi duel udara 1,2 per laga.

Catatan itu jauh lebih baik dibandingkan dengan bek sayap kanan Man United musim lalu, Ashley Young.

Young hanya mencatakan rerata tekel 1,7 dan memenangi duel udara 0,8 per laga sepanjang musim 2018-2019.

https://bola.kompas.com/read/2019/06/30/11000038/mengapa-harga-wan-bissaka-di-man-united-sangat-mahal-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.