Salin Artikel

Copa America Saksi Evolusi Arthur Melo di Lini Tengah Timnas Brasil

KOMPAS.com - Gelandang Timnas Brasil, Arthur Melo, mengatakan bahwa ia mulai berevolusi dan dewasa dalam permainan. Pemain FC Barcelona itu pun memegang peran lebih besar bersama Brasil di Copa America 2019.

Arthur Melo menjadi pemain yang paling dicari di lapangan tengah Brasil di Copa America 2019.

Sang gelandang bersinar kala Timnas Brasil menang 5-0 atas Peru pada laga terakhir fase grup, 22 Juni 2019.

Kendati tak mencetak gol atau memberikan assist, Arthur Melo menorehkan 104 sentuhan bola pada laga tersebut. Jumlah itu 24 sentuhan lebih banyak ketimbang pemain berikutnya di daftar sama, Philippe Coutinho (82).

Arthur juga mencatatkan 123 sentuhan bola saat Brasil meladeni Venezuela pada laga sebelumnya, lagi-lagi terbanyak dari para personel Brasil yang turun.

Menurut statistik Opta, Arthur menguasai 10,2 persen bola dari total 68,8 persen penguasaan bola Brasil secara total kontra Venezuela.

"Saya kini lebih dewasa, seorang pemain perlu selalu berkembang. Saya berupaya untuk menanggung beban lebih, bersama Barcelona di Liga Champions dan kini dalam laga-laga timnas," ujar Arthur kepada Terra.com.

Efek lain dari seringnya Arthur menguasai bola adalah para pemain lawan jadi terfokus kepadanya.

Pemain bernomor punggung 8 ini paling banyak dilanggar atau mendapat foul di Copa America 2019 (12 kali), bahkan lebih banyak dari rekan setimnya di Barcelona, Lionel Messi (10).

Padahal, Arthur Melo hanya bermain dua laga ketimbang Lionel Messi yang turun pada ketiga pertandingan Timnas Argentina sejauh ini.

Ia pun ditanya soal ini ketika menghadap ke media pada Rabu (26/6/2019) di Porto Alegre menjelang laga perempat final Copa America 2019 kontra Paraguay, sehari setelahnya.

"Saya mendapat informasi ini pada hari Selasa. Unik sekali. Namun, beginilah gaya kompetisi, sedikit lebih kasar, lebih banyak kontak," ujar Arthur.

"Selama pelanggaran itu tak berlebihan, saya tak masalah. Bisa dibilang bahwa saya sedikit terkejut dengan fakta tersebut."

Arthur sendiri absen pada laga laga pertama Brasil di Copa America 2019 kontra Bolivia setelah mendapat tekel keras pada laga persahabatan melawan Honduras.

Pemain Honduras yang membuat Arthur Melo cedera pada partai tersebut, Romell Quioto, pun harus menerima kartu merah dari wasit.

Arthur Melo juga mengidentifikasi aspek permainan apa yang harus ia benahi.

Ia akan mengoleksi penampilan ke-12nya bagi Timnas Brasil jika turun pada laga kontra Paraguay.

Namun, sang pemain belum sekali pun mencetak gol bagi Selecao.

Arthur berharap laga kontra Paraguay akan menjadi pertama kali ia menyumbang gol bagi negaranya.

Apalagi, pertandingan bakal bergulir di Gremio Arena, kandang Gremio yang menjadi klub profesional pertamanya.

"Sempurna sekali untuk mencatatkan gol pertama saya di Arena. Saya tahu ini bukan pekerjaan utama saya tetapi staf teknis meminta saya lebih sering latihan menembak," tutur Arthur.

"Mungkin mereka hanya bercanda, tetapi saya menerima tantangan ini. Akan tak terlupakan jika saya bisa mencetak gol kontra Paraguay."

Arthur Melo diboyong Barcelona dari Gremio pada musim panas 2018 dengan banderol 40 juta euro.

Ia menandatangani kontrak 6 tahun bersama kubu Camp Nou.

https://bola.kompas.com/read/2019/06/27/17400058/copa-america-saksi-evolusi-arthur-melo-di-lini-tengah-timnas-brasil

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.