Salin Artikel

Real Madrid Datangkan Hazard dan Jovic, Apa Jawaban Barcelona?

KOMPAS.com - Real Madrid telah mengumumkan kehadiran Luka Jovic dan Eden Hazard semenjak Antoine Griezmann membuat video ia bakal hengkang dari Atletico Madrid pada 14 Mei 2019.

Saat video itu dibuat, banyak pihak yakin bahwa Griezmann akan menjadi pemain Barcelona. Akan tetapi, Barca sejauh ini tak kunjung mengumumkan sang pemain berusia 28 tahun.

Di saat bersamaan, keterpurukan Real Madrid musim lalu membuat presiden Florentino Perez merogoh dompet.

Juara Liga Champions 13 kali tersebut langsung menunjukkan kekuatan finansial mereka.

Perez menyetujui pengeluaran 180 juta euro untuk mendatangkan Luka Jovic dari Eintracht Frankfurt dan Eden Hazard dari Chelsea.

Selain itu, mereka juga merekrut bek tengah tangguh FC Porto, Eder Militao, dan pemain muda Brasil, Rodrygo.

Di saat Real Madrid jor-joran, Barcelona malah terjebak di persimpangan jalan perihal rekrutmen pemain.

Kini, muncul kabar bahwa Antoine Griezmann justru akan bergabung dengan Paris Saint-Germain, bukannya Barcelona.

Pemain timnas Perancis tersebut setidaknya mengatakan bahwa ia tahu akan bermain di mana musim depan.

"Saya tahu pengorbanan yang harus dilakukan untuk mencapai ke sana, saya hanya meminta sedikit kesabaran. Sungguh akan menjadi kehormatan untuk mengumumkannya segera setelah saya bisa," ujar Griezmann awal pekan ini.

Tanggal yang tampaknya akan menentukan bagi semua suporter Barcelona adalah 1 Juli, ketika klausal pelepasan di kontrak Griezmann bersama Atletico Madrid turun dari 200 juta euro menjadi 120 juta euro.

Baik Barcelona maupun PSG dikabarkan akan melayangkan tawaran masing-masing dengan sang pemain memilih masa depannya.

Kehadiran seorang fantasista dan pemenang Piala Dunia seperti Antoine Griezmann diyakini bakal mengamankan lini depan Barca.

Kedatangan Frenkie De Jong yang dipastikan sejak bursa transfer Januari diyakini tidak akan cukup apabila Barca ingin merenggut kembali trofi Liga Champions, gelar yang sudah empat tahun lepas dari jangkauan mereka.

Selain Griezmann, Barcelona juga melirik pemain lain di bursa transfer.

Kapten Ajax Amsterdam, Matthijs De Ligt, dikatakan menjadi prioritas klub. Namun, lagi-lagi Barcelona dikabarkan harus bersaing dengan PSG demi mendapatkan bek berusia 19 tahun itu.

Manchester United juga sempat diisukan masuk ke persaingan demi tanda tangan De Ligt walau isu itu mereda sekarang.

Uniknya, nama Neymar tiba-tiba muncul seiring kabar bahwa sang pemain asal Brasil memberitahu rekan-rekannya bahwa ia jengah di Paris.

Neymar dikatakan ingin kembali ke Barcelona, klub di mana ia mencetak 68 gol dari 123 laga Liga Spanyol antara 2013 dan 2017.

Media asal Katalonia, SPORT, mengakui bahwa harga untuk mengembalikan Neymar ke Camp Nou tak akan murah.

Namun, mereka berargumen bahwa Barcelona harus berupaya untuk mendatangkannya kembali.

SPORT menulis bahwa kembalinya Neymar akan worth it karena para staff bermain masih hafal bermain dengannya.

"Neymar tak perlu beradaptasi ataupun kita menduga-duga bagaimana ia akan menyatu dengan Lionel Messi dan Luis Suarez. Tim akan mengembalikan tridente yang bekerja dengan sangat baik dan departemen pemasaran klub akan punya aset besar untuk dipasarkan," tulis kolumnis SPORT, Xavier Ortuno.

"Betul, harga yang harus dikeluarkan untuk Neymar akan lebih mahal dari Griezmann. Akan tetapi, terkadang pemain yang lebih murah akan terlihat mahal apabila ia gagal menyatu dengan tim." 

Namun, komentar pembaca yang paling populer dan paling banyak mendapat "jempol" di artikel tersebut berargumen sebaliknya.

Pembaca dengan username @tacoronte tersebut mengutarakan beberapa poin kenapa Barcelona tak perlu repot-repot mendatangkan Neymar kembali.

"Pertama, ia mengkhianati kami. Kedua, kami perlu pemimpin karena Lionel Messi tidak akan bermain selamanya, karakter orang ini bukan pemimpin. Ketiga, Neymar selalu minta hak istimewa ketimbang rekan-rekannya. Keempat, ia telah menjadi pemain kaca karena cedera terus," tuturnya.

Ia juga mengatakan bahwa harga Neymar akan terlalu mahal dan kasus hukum yang tengah ia lalui dengan dugaan pemerkosaan akan merusak nama Barcelona sebagai institusi.

Barcelona ibarat keluar sebagai pemenang di pasar pemain setelah memastikan kedatangan Frenkie De Jong pada bursa transfer Januari.

Akan tetapi, kurang dari sebulan setelah musim berakhir, momentum untuk kompetisi 2019-2020 tampak benar-benar berada di sisi putih kota Madrid.

https://bola.kompas.com/read/2019/06/12/05000048/real-madrid-datangkan-hazard-dan-jovic-apa-jawaban-barcelona-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.