Salin Artikel

Lorenzo Nikmati Duel Sengit dengan Marquez dan Dovizioso pada GP Ceko

"Ini adalah balapan yang spektakuler," ujar Lorenzo seperti dikutip BolaSport.com dari Crash.

Hal ini tak lepas dari pertarungan perebutan posisi tiga terdepan yang berlangsung hingga menjelang balapan berakhir.

"Ada banyak pertarungan pada akhir balapan karena saat itu saya lebih memilih untuk melambat di awal balapan dan menjaga ban," ujar Lorenzo.

Pebalap Spanyol tersebut tidak menyangka bahwa Marc Marquez tiba-tiba menyerang dan membuat dia harus kehilangan momen selama beberapa saat.

"Namun, sayangnya, Marquez datang menyerang saya dan memberi kesempatan Dovizioso untuk menjauh. Jadi, saya tidak bisa melakoni pertarungan terakhir," kata Lorenzo lagi.

Jorge Lorenzo beberapa kali melakukan manuver yang tidak hanya berhasil merebut posisi dua dari Marc Marquez, tetapi juga mengancam posisi terdepan dari Andrea Dovizioso.

Pada akhirnya, Ducati menguasai dua posisi terdepan dengan Dovizioso finis pertama, kemudian diikuti oleh Lorenzo di tempat kedua.

Adapun pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, finis ketiga diikuti Valentino Rossi (Movistar Yamaha) di tempat keempat.

"Berhasil menjadi yang pertama dan kedua adalah sebuah hal yang sempurna untuk Ducati. Jadi, kami sangat bahagia," kata Lorenzo lega.

Setelah MotoGP Ceko 2018 usai digelar, ajang balap motor populer itu akan kembali menggelar balapan pada pekan depan di Austria.

Seri ke-111 MotoGP 2018 yang bakal berlangsung di Red Bull Ring itu menurut rencana akan digelar 10-12 Agustus 2018. (Any Hidayati)

https://bola.kompas.com/read/2018/08/06/10280068/lorenzo-nikmati-duel-sengit-dengan-marquez-dan-dovizioso-pada-gp-ceko

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tragedi Kanjuruhan: Polisi di Sepak Bola Indonesia Tak Sesuai Regulasi FIFA

Tragedi Kanjuruhan: Polisi di Sepak Bola Indonesia Tak Sesuai Regulasi FIFA

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Pihak Klub-Polisi Sudah Jadi Tersangka, Bagaimana PSSI?

Tragedi Kanjuruhan: Pihak Klub-Polisi Sudah Jadi Tersangka, Bagaimana PSSI?

Liga Indonesia
44 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Takhayul dalam Jalan Juara Argentina

44 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Takhayul dalam Jalan Juara Argentina

Internasional
Omonia Vs Man United: Cinta Buta kepada Ronaldo

Omonia Vs Man United: Cinta Buta kepada Ronaldo

Sports
Roma Vs Betis, Jose Mourinho Sebut Hasil Bukan Paling Adil

Roma Vs Betis, Jose Mourinho Sebut Hasil Bukan Paling Adil

Liga Lain
Dirut PT LIB Jadi Tersangka, Ketum PSSI Buka Suara

Dirut PT LIB Jadi Tersangka, Ketum PSSI Buka Suara

Sports
Tragedi Kanjuruhan: Kepolisian Terus Bekerja, Peran 6 Tersangka, Potensi Penambahan Masih Ada

Tragedi Kanjuruhan: Kepolisian Terus Bekerja, Peran 6 Tersangka, Potensi Penambahan Masih Ada

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Anggota Polisi yang Perintahkan Tembak Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan: Anggota Polisi yang Perintahkan Tembak Gas Air Mata

Sports
Omonia Vs Man United, Rashford Soroti Kepintaran Erik ten Hag

Omonia Vs Man United, Rashford Soroti Kepintaran Erik ten Hag

Liga Lain
Jadwal Timnas U17 Indonesia Vs Palestina di Kualifikasi Piala Asia U17 2023

Jadwal Timnas U17 Indonesia Vs Palestina di Kualifikasi Piala Asia U17 2023

Liga Indonesia
Omonia Vs Man United, Ten Hag Beberkan Kunci Kemenangan Usai Tertinggal

Omonia Vs Man United, Ten Hag Beberkan Kunci Kemenangan Usai Tertinggal

Sports
Pergerakan Usai Tragedi Kanjuruhan, PSSI Diundang Polri dan Kemenkes

Pergerakan Usai Tragedi Kanjuruhan, PSSI Diundang Polri dan Kemenkes

Liga Indonesia
Klasemen Kualifikasi Piala Asia U17 2023 Jelang Indonesia Vs Palestina

Klasemen Kualifikasi Piala Asia U17 2023 Jelang Indonesia Vs Palestina

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Pesan Perdamaian, Suporter Harus Hentikan Kebencian

Tragedi Kanjuruhan: Pesan Perdamaian, Suporter Harus Hentikan Kebencian

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Penetapan Tersangka, Gerakan TGIPF, Hasil Awal Komnas HAM

Tragedi Kanjuruhan: Penetapan Tersangka, Gerakan TGIPF, Hasil Awal Komnas HAM

Liga Indonesia
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.