JAKARTA, Kompas.com - PSSI pasrah pada keputusan Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional atau FIFA, apakah akan didrop dari peserta pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2022 atau tidak, setelah hingga Selasa (9/2/10), tidak ada surat dukungan pemerintah RI. Surat dukungan pemerintah itu seharusnya sudah diserahkan PSSI ke FIFA pada 18 Desember lalu, tetapi PSSI meminta perpanjangan batas waktu. Hari Selasa ini merupakan batas terakhir yang diminta FIFA pada PSSI untuk menyerahkan surat dukungan pemerintah.
Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes mengungkapkan, PSSI akan mengirimkan surat ke FIFA yang memberitahukan sikap pemerintah RI yang tidak menganggap pencalonan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia sebagai hal yang prioritas. "Kami menunggu surat dari Menko Kesra perihal itu untuk kami kirimkan ke FIFA. Bagaimana nasib berikutnya, kami serahkan pada keputusan FIFA," ujar Nugraha di kantor PSSI, Jakarta, Selasa petang.
FIFA menganggap, dukungan pemerintah merupakan salah satu syarat mutlak bagi negara-negara yang ingin menjadi tuan rumah Piala Dunia. Dalam keterangan pers, Jumat lalu, pemerintah melalui Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono dan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menyatakan pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 bukan prioritas pemerintah RI. Prioritas pemerintah saat ini adalah membangkitkan kembali prestasi sepak bola negeri ini yang beberapa tahun terakhir terpuruk.
Samsul Hadi
Editor: louDibaca : 3768 | Dikomentar : 14