MEKSIKO CITY, KOMPAS.com - Dokter yang menangani penyerang Paraguay dan Club America, Salvador Cabanas, Ernesto Martinez, mengatakan, cairan otak yang mengalir dan menggumpal di kepala Cabanas sudah berhenti dan mengempis. Kondisi ini sedikit memperbesar peluang Cabanas untuk pulih.
Cabanas mengalami cedera itu setelah kepalanya ditembak oleh orang, yang sudah tertangkap, namun identitasnya dirahasiakan polisi, Selasa lalu. Peluru tidak tembus dan hingga kini masih bersarang di kepala Cabanas.
Dokter sebetulnya berniat mengoperasi Cabanas untuk mengeluarkan peluru itu. Namun, rencana itu dibatalkan, karena terjadi komplikasi, yaitu keluarnya cairan otak yang menggumpal di dalam kepala Cabanas. Menurut Ernesto, ia tak bisa melakukan apa pun, sampai cairan berhenti mengalir dan bila tak berhenti, nyawa Cabanas terancam.
"Salvador masih kritis. Namun, ada peningkatan. Hasil studi menunjukkan, gumpalan mulai menyusut. Kondisnya lebih stabil. Ini adalah hari terbaik sejak ia tiba di sini," ujar Ernesto. (SCN)
TUR
Editor: tjaturDibaca : 1597 | Dikomentar : 3