PSIS Ditahan Persidafon
Artikel Terkait:
Sabtu, 28/11/2009 | 20:46 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Tuan rumah PSIS gagal meraih angka penuh setelah ditahan imbang tamunya Persidafon Dofonsoro 1-1 (1-0) pada pertandingan lanjutan Kompetisi Divisi Utama Grup II di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (28/11).

Pertandingan antara kedua tim yang disaksikan sekitar 10 ribu penonton tersebut berlangsung dalam tempo yang cepat dan imbang, mengingat kedua tim saling melancarkan serangan ke daerah pertahanan lawan.

Pada lima menit babak pertama, tim asuhan pelatih Ahmad Muhariah terlihat mendominasi serangan ke daerah pertahanan Persidafon yang dikoordinasi oleh Bruno Kasmir. Bahkan, pemain belakang lawan dan kiper Persidafon Selsius Gebze harus kerja keras menahan gempuran dari Cristiano Lopez dan kawan-kawan. Beberapa kali pemain-pemain PSIS melalui kaki Gustavo Chena dan Lopez membuat peluang tetapi akhirnya terbuang sia-sia.

Tuan rumah berhasil mencetak gol terlebih dulu pada menit ke-22 melalui tendangan voli Imral "Korea" Usman setelah menerima umpan silang dari Gustavo Chena. Bola setinggi lutut ia sambut dengan tendangan melintir dengan kaki kanan. Bola deras langsung menusuk gawang Selsius Gebze, 1-0 untuk PSIS.

Unggul satu gol, permainan PSIS masih seperti semula. Sebaliknya tim tamu terus bangkit dan bermain terbuka. Serangan yang mereka bangun dari belakang mampu membuat kalang kabut pemain belakang tuan rumah.

Ellie Aiboy, Javier Rocha, Purwanto Suwondo terlihat membuat kiper Catur Nugroho harus jatuh-bangun menahan gempuran mereka. Serangan yang bertubi-tubi itu akhirnya membuahkan peluang ketika tendangan silang cukup keras dari Javier Rocha langsung ke depan gawang PSIS.

Purwanto yang berdiri di depan gawang terlambat menjemput bola tersebut meskipun pemain bernomor punggung 45 ini berusaha menyundul bola sambil menjatuhkan diri. Sampai pertandingan babak pertama usai kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Memasuki babak kedua, kedua tim bermain menyerang. Persidafon akhirnya mencetak peluang ketika penyerangnya Patrick Wanggai tinggal berhadapan dengan kiper PSIS, Catur Nugroho. Meskipun dari belakang ada defender PSIS yang menguntit, tetapi kiper PSIS langsung maju ke depan dan menyambar bola tersebut.

Tim dari Papua ini berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol yang dicetak pemain asal Argentina, Javier Rocha, pada menit ke-62. Gol tersebut terjadi setelah kemelut di depan gawang PSIS. (ANT)

HPR

Editor: hpr

Dibaca : 2930 | Dikomentar : 3

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
A A A
komentar anda
isodorus @ Senin, 30 November 2009 | 15:08 WIB
masih 2 pertandingan...ke depan PSIS akan mampu bangkit dan melaju kencang ke Superliga. Bravo PSIS !!!!!
pria semarang @ Minggu, 29 November 2009 | 13:39 WIB
gak masalah seri dikandang, karena besok akan mendulang poin penuh di kandang lawan. la permainan lebih menyerang PSIS sih...go to Superliga
Warga Papua @ Minggu, 29 November 2009 | 08:34 WIB
Mulai sudah terlihat kemampuan seorang Fredy Muli, juara akan didapat bila terus main konsisten para pemain Persidafon, maka akan banyak saja klubs ISL taun depan dari Indonesia Timur
3 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code