Liga Super Indonesia
Persija Belum Dapatkan Stadion untuk Jamu Persebaya
Stadion Gelora Bung Karno
Selasa, 24/11/2009 | 21:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Panpel pertandingan Persija Jakarta hingga saat ini belum mendapatkan stadion untuk menggelar partai Persija menjamu Persebaya Surabaya, 29 November mendatang. Stadion Lebak Bulus yang diajukan sebagai alternatif dipastikan tidak direstui PT Liga Indonesia karena dinilai tidak layak.

Sementara itu, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan yang sempat diajukan pemakaiannya kepada pihak pengelola Gelora Bung Karno sudah dibatalkan. Pembatalan itu dilakukan, Selasa (24/11), terkait persyaratan yang dibebankan pihak GBK.

Direktur Pusat Pengembangan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) M Nigara mengatakan, panpel Persija mengajukan surat pemakaian SUGBK kepada Gelora, pada Senin (23/11). Setelah dijawab dengan beberapa persyaratan, Selasa, pada hari yang sama Persija akhirnya memutuskan membatalkan rencananya untuk menyewa stadion itu.

"Persyaratan yang kami berikan adalah membayar jaminan stadion Rp 300 juta, melunasi utang Persija dari pertandingan musim lalu Rp 194 juta, serta sewa stadion Rp 198 juta," ungkapnya melalui telepon seluler, Selasa.

Nigara menjelaskan, jaminan Rp 300 juta tersebut sudah diberi keringanan tanpa uang kontan, tetapi cukup dengan cek tunai saja. "Saya sendiri heran mengapa mereka membatalkan rencana itu. Padahal, Persija adalah tim besar yang katanya profesional," jelasnya.

Menurutnya, persyaratan yang diberikan kepada panpel Persija itu berlaku juga kepada pihak-pihak lain yang akan menyewa SUGBK. "Ini syarat mutlak pengguna stadion utama," tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris PT Liga Tigor Salomboboy mengatakan, hingga kini liga belum mendapatkan pengajuan secara tertulis dari panpel Persija soal stadion yang digunakan. Dia juga mengakui telah mendengar Persija akan mengajukan stadion Lebak Bulus sebagai tempat pertandingan, dan itu sudah pasti ditolak karena stadion tersebut kapasitasnya kurang memenuhi syarat.

Diakui Tigor, untuk pertandingan-pertandingan besar yang mempertemukan dua tim dengan catatan sejarah yang kurang bagus, PT Liga meminta agar Persija menggelar pertandingan di stadion yang layak seperti SUGBK. Bahkan, pada pertandingan Persija melawan Persik Kediri serta PSPS Pekanbaru yang berturut-turut digelar pada 2 dan 5 Desember, PT Liga belum tentu mengizinkannya digelar di Lebak Bulus.

ORO

Editor: lou

Dibaca : 8026 | Dikomentar : 45

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
A A A
komentar anda
huehue @ Jumat, 27 November 2009 | 17:35 WIB
anak kota memang tak punya tanah lapang...lapangnya abis buat apartemen...lapangnya abis buat jalan tol...lapangnya abis buat dimakan sendiri...ehehheh....
aname @ Jumat, 27 November 2009 | 13:42 WIB
stadiojn itu untuk maen bola rek,....! jangan dipersulit, stadion bukan untuk kampanye, dasar mata duitan, kapan sepak bola indonesia mau maju kalo ijin stadion aja dipersulit. dasar pencoleng, kurang ajar,
bima @ Jumat, 27 November 2009 | 10:23 WIB
gimana persija mao juara klo maen di ibu kota aja ga boleh jangan jadikan persija sebagai mainan para jak mania. X:Jak Mania Penjaringan Barat
dawam @ Jumat, 27 November 2009 | 08:15 WIB
persebaya hancurkan tim ibu kota persija dengan pimpinan andi odank dkk. by arek melati
haikal @ Jumat, 27 November 2009 | 04:24 WIB
cari stadion yng nyaman dipakai
45 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code