"Handsball" Henry Keajaiban Liverpool
Pelatih Liverpool, Rafael Benitez.
Senin, 23/11/2009 | 07:07 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Rafael Benitez, menyesalkan handsball yang dilakukan penyerang Perancis, Thierry Henry, sehingga membuat Irlandia harus tersingkir dari kualifikasi Piala Dunia. Namun, baginya, hal itu menjadi sebuah keuntungan bagi "The Red Devils" di pentas Liga Champions.

Duel antara Perancis dan Iralandia dalam babak play off kualifikasi Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Rabu (18/11) menjadi pembicaraan yang hangat pada pekan ini. Pasalnya, saat "Tim Ayam Jantan" tertinggal 0-1, Henry terlihat jelas mengontrol bola dengan tangannya sebelum melepas asisst kepada William Gallas. Duel berakhir 1-1 dan Perancis lolos ke putaran final dengan unggul agregat 2-1.

Kritikan deras pun langsung ditujukan kepada Perancis. Mereka menilai Henry curang dan "Les Blues" tak pantas lolos. Bahkan, desakan untuk menggelar pertandingan ulang pun cukup tinggi.

Menurut Benitez, kejadian sebuah keajaiban bagi timnya di ajang Liga Champions. Beberapa waktu lalu, Benitez mengakui hanya keajaiban yang membuat timnya lolos ke babak 16 besar setelah hanya bercokol di peringkat ketiga Grup E. Benitez menilai hal ini akan berdampak besar terhadap psikologis Olympique Lyonnais.

Saat ini, Lyon berada di puncak klasemen dengan nilai 10. Pada matchday kelima Lyon akan bertandang ke Fiorentina sebelum menjamu Debreceni pada duel terakhir. Benitez berharap dengan kejadian ini, Lyon tersandung dalam dua laga tersebut. Maka, peluang Liverpool untuk lolos akan terbuka lebar. Apalagi, dampak tersebut mulai terasa setelah pada partai terakhir, Lyon hanya bermain imbang 1-1 lawan Grenoble yang menghuni dasar klasemen di liga domestik.

"Saya tidak tahu jika insiden handsball Henry akan berpengaruh kepada Lyon, tetapi itu akan bagus untuk kami. Itu akan membuat mereka kesulitan. Tetapi mereka memiliki kualitas dan pemain yang dapat membuktikan sesuatu. Jika mereka ingin menunjukkan ke semua orang di dunia bahwa mereka adalah tim yang profesional dan ingin memenangkan setiap pertandingan, itu akan baik," ungkapnya.

Meskipun demikian, Benitez berharap Lyon tidak terpengaruh oleh hal tersebut. Menurutnya, laga akan lebih seru jika mereka tidak memilki beban. Dia mengatakan, "Bisa saja sesuatu yang berhasil positif untuk Liverpool. Pelatih mereka mengatakan mereka akan berusaha untuk menang. Dia adalah seorang profesional. Saya tahu Lyon adalah tim profesional dan memiliki pelatih yang bagus." (NOTW)

C16-09

Dibaca : 36321 | Dikomentar : 18

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
A A A
komentar anda
xcsg @ Rabu, 25 November 2009 | 07:38 WIB
Henry memang pemain yang suka mengada2 kalau di lapangan Diving lah apalah pokoknya jelek lah pemain itu..
ardhy @ Rabu, 25 November 2009 | 06:51 WIB
niy pelatih ngomong apa sih? gak ngerti maksudnya....
boyKutu @ Selasa, 24 November 2009 | 16:24 WIB
gak nyambung kali Tez, ngehubungin henry sama liverpool di liga champion
risk @ Selasa, 24 November 2009 | 16:06 WIB
trick and intrick...hal inilah yg membuat sepakbola menjadi olahraga no.1 d dunia..apakah itu menodai fair play atau tidak..tergantung dari sisi mana anda melihatnya...
san @ Selasa, 24 November 2009 | 13:59 WIB
baguslah hanya main tangan selamatkan Prancis. yang hebatnya kalau main kayu.......gimana ya.
18 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code