Habisi Bologna, Inter Mantap di Pucuk
Penyerang Inter Milan, Diego Milito, merayakan gol ke gawang Bologna dalam lanjutan Serie-A, Sabtu (21/11).
Artikel Terkait:
Minggu, 22/11/2009 | 01:48 WIB

BOLOGNA, KOMPAS.com - Inter Milan masih menujukkan kekuatannya dengan menghabisi Bologna 3-1 di Stadion Stadion Renato Della`Ara dalam lanjutan Serie-A, Sabtu (21/11). Kemenangan ini membuat "Tim Biru Hitam" semakin kokoh di puncak klasemen dengan 32 poin.  

Tampil di Stadion Renato Della`Ara, tidak membuat Inter Milan gugup. Bahkan mereka lebih mendominasi serangan. Dalam kurun waktu 15 menit, "Tim Biru Hitam" memiliki tiga peluang. Peluang pertama diciptakan Cristian Chivu pada menit ke-13. Chivu melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti. Sayangnya, bola masih bisa diamankan kiper Bologna, Emiliano Viviano. Selang semenit, tendangan Maicon pun masih melayang. Kemudian, gilirian tendangan Thiago Motta yang kemabili dimankan Viviano.

Meskipun demikian, usaha tersebut baru membuahkan hasil pada menit ke-23 berkat gol yang dicetak Diego Milito. Gol tercipta melalui sepak pojok Maicon, ditanduk Lucio, jatuh di kaki Milito, baru dia lanjutkan ke gawang Bologna.

Sayangnya, kunggulan Inter tidak bertahan lebih dari semenit. Marcelo Zalayeta menciptakan gol balasan dalam waktu singkat. Umpan Adailton dari lini tengah, dikontrol Zalayeta, kemudian dia tendang ke gawang Inter, tanpa bisa dicegah kiper Julio Cesar.

Gol ini justru menjadi pil perangsang Inter. Mereka langsung melakukan serangan membabi-buta ke jantung pertahanan "I Rossoblu" dan terselip beberapa peluang. Pada menit ke-28, Dejan Stankovic nyaris menyarangkan bola, tapi Viviano sigap menepis bola. Dua menit kemudian, Mario Balotelli pun mengancam melalui tendangan bebas. Sayang, bola masih melebar.

Pada menit ke-36, Dejan Stankovic nyaris membawa Inter unggul. Ia menerima umpan kemudian melepaskan tendangan keras melalui kaki kirinya. Sayagnya, bola membentur tiang dalam dan bergulir di atas garis.

Gawang Bologna baru benar-benar kembali bergetar pada menit ke-41. Gol diciptakan Balotelli denngan sundulannya, setelah memaksimalkan sepak pojok Maicon dari sektor kiri.

Bologna lansung bereaksi atas gol ini. Mereka berusaha menciptakan gol balasana secara cepat. Namun, setiap alur serangan berhasil dipatahkan Lucio dkk. Hingga turun minum, Bologna masih dalam keadaan tertinggal.   
Pada awal babak kedua, Bologna mengendalikan permainan. Mereka lebih tampil militan. Bahkan, Inter nyaris kebobolan andai saja Cesar tidak cermat menangkal bola sepakan Martins Adailton.

Sadar mengalami tekanan, Inter berupaya bangkit. Mereka berhasil memegang kendali permainan kembali dan beberapa peluang terselip.  Pada menit ke-55, Inter nyaris memperbesar keunggulan jika saja tendangan Milito, sebelum menerima umpan Samuel Eto'o, tidak membentur bagian mistar atas gawang Viviano. Satu menit kemudian, Viviano juga mempertontonkan kehebatannya dengan menepis tendangan Maicon.     

Meski  gagal, Inter tidak frustrasi. Mereka terus memporak-porandakan lini pertahanan tuan rumah. Usaha keras tersebut baru berbuah pada menit ke-72 berkat gol yang diciptakan Esteban Cambiasso. Umpan dari tengah lapangan dikuasai Milito di sektor kiri, kemudian meneruskannya ke tengah kotak penalti yang langsung disambar Cambiasso dengan tendangan keras yang bersarang di pojok kiri gawang Viviano.

Bologna tampil di hadapan publik sendiri tidak mau menyerah. Mereka berusaha menciptakan gol balasan. Pada menit ke-77, Bologna memeiliki kesempatan emas lewat aski Pablo Daniel Osvaldo. Sial, tendangannya masih bisa di blok Cesar. Bahkan, jelang peluit panjang, mereka mengendalikan permainan. Sayang, di sisa waktu yang ada, Bologna gagal menciptakan gol dan sekaligus menutup peluang meraih tiga poin di kandang.
 
Susunan Pemain
Bologna: Viviano, Britos, Portanova, Guana, Lanna, Raggi, Adailton, Valiani (Mudingayi 59), Mingazzini, Di Vaio, Zalayeta (Osvaldo 70)
Inter Milan: Cesar, Samuel, Lucio, Cambiasso, Chivu, Maicon, Stankovic (Vieira 75), Motta, Zanetti, Balotelli (Eto'o 45), Milito (Mancini 79)

C16-09

Dibaca : 10836 | Dikomentar : 19

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
A A A
komentar anda
Doery Djorkaef @ Rabu, 25 November 2009 | 01:27 WIB
Inter........is the best! barca keok
misbah @ Senin, 23 November 2009 | 11:50 WIB
yang ngomentarin INTER jagoan lokal....nyadar kalo MILAN dan JUPE gak akan bisa ngejar INTER....
EL @ Senin, 23 November 2009 | 11:25 WIB
@INTERLOCALE
INTERLOCALE @ Senin, 23 November 2009 | 00:17 WIB
Internazionale Nama yang sangat keren, tapi sama sekali gak mencerminkan prestasi, yang notabene cuman lokal2 aja. Yang internasional cuman nama dan pemain doang Mana udah pada jompo lagi pemain2 Inter.. Zanetti, Vieira, Samuel, Lucio, Milito, Stankovic, Cesar Udah kek, istirahat di panti jompo aja. Gak usah ngimpi Liga Champions.. Bisa dilindas anak2 muda Barca ntar.... Apaan tuh 3 kali tanding di Liga Champions, kagak menang sama sekali.... Malu2in juara Italia aja...
Interlokal @ Minggu, 22 November 2009 | 23:53 WIB
Juara lokal menang lagi. Juara lokal mental pun cuman mental kampung.... kapan inter juara di Eropa? Piala UEFA juara tahun 1998 Piala/Liga Champions? Internista yang nista zaman sekarang belum ada yang lahir... Nama mentereng INTERNAZIONALE, tapi prestasi lokal2 aja tuh... Beda sama tetangga sebelah, biar nama lokal tapi prestasi Internasional.
19 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code