MEDAN, KOMPAS.com - Tim nasional (timnas) Indonesia diharapkan dapat tampil baik dan membuat kejutan "mencuri angka" ketika melawan tuan rumah Kuwait, dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2011, di Etihad Stadium, Sabtu (14/11).
"Pertandingan itu merupakan penentuan bagi timnas," kata pengamat sepak bola nasional, Parlin Siagian di Medan, Senin (9/11), ketika ditanya peluang timnas PSSI menghadapi Kuwait.
Pada ajang kualifikasi Piala Asia itu, Indonesia berada di Grup B bersama Australia, Oman, dan Kuwait, yang dianggap sebagai grup berat.
Parlin mengatakan, dalam pertandingan itu, timnas harus bermain dengan fanatisme yang tinggi. "Ini perlu diterapkan pemain, sehingga diharapkan mampu mengalahkan Kuwait yang dinilai cukup tangguh," katanya.
"Timnas Kuwait perlu diwaspadai, karena memiliki pemain yang berpengalaman," kata Parlin yang juga mantan pemain nasional di era 1970-an.
Pada pertandingan kualifikasi Piala Asia itu, timnas bisa saja membuat kejutan menekuk tuan rumah Kuwait. Indonesia diharapkan lebih agresif melancarkan serangan ke daerah pertahanan lawan, sehingga mampu membobol gawang lawan.
Mengenai hasil uji coba Indonesia yang kalah 1-3 lawan Singapura apakah berpengaruh saat melawan Kuwait, Parlin mengatakan, tidak ada masalah. Pertandingan uji coba itu hanya pemanasan dan jangan disamakan dengan pertandingan sebenarnya.
Namun, yang paling penting bagi timnas itu adalah menjaga kekompakan saat berhadapan dengan Kuwait. (ANT)
HPR
Dibaca : 9198 | Dikomentar : 23