Tenggelamkan MU, Chelsea Kokoh di Puncak
Kapten Chelsea, John Terry melakukan sundulan yang menentukan kemenangan Chelsea 1-0 atas Manchester United.
Artikel Terkait:
Senin, 9/11/2009 | 00:59 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Chelsea berhasil membungkam Manchester United 1-0 di Stamford Bridge dalam lanjutan Premier League, Minggu atau Senin (9/11) dini hari WIB, sekaligus memperkokoh posisinya di puncak klasemen. Kemenangan prestesius "Si Biru" ini sekaligus menenggelamkan "Setan Merah" ke peringkat ketiga.

Chelsea kini mengantongi nilai 30. Mereka unggul 5 poin atas Arsenal yang berada di urutan kedua, juga MU.

Duel ini bak final saja. Pasalnya, ini menentukan posisi puncak. MU ingin menggeser Chelsea dari puncak klasemen dan sekaligus memperbaiki laga tandang setelah sebelas pertemuan terakhir hanya sekali menang. Pastinya, di kubu "Si Biru", sangat penting untuk memetik poin agar aman di puncak klasemen.

Sejak wasit Martin Atkinson meniup peluit, kedua tim langsung baku serang. Meskipun demikian, Chelsea membuka kesempatan terlebih dahulu. Pada menit ke-3, Ivanovic hampir membuat timnya unggul jika saja Van der Sar tidak sigap menangkap bola.

Duel semakin sengit. Kedua tim bermain tempo cepat. Sejumlah peluang pun deras diciptakan kedua tim. Pada menit ke-9, misalnya, Rooney nyaris mengoyak gawang Cech setelah memaksimalkan umpan Evra. Sial, tendangannya masih melambung ke kanan atas.

Memasuki menit ke-26, kedua tim masih sulit mencetak gol. Selain sama-sama militan dalam menyerang, lini pertahanan kedua tim juga sangat alot ditembus.

Sementara itu, Chelsea sulit membangun serangan karena masih mudah dibaca dan dipotong. Pasukan Ancelotti pun berupaya mencetak gol dengan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Pada menit- 32, misalnya, Nicolas Anelka yang melakukan penetrasi di sektor kanan melakukan tendangan keras. Sial, tendangannya masih bisa dipotong Van der Sar.   

Serangan itu dibalas Rooney tiga menit kemudian. Ia melakukan penetrasi di sektor kiri dan melepaskan tendangan, tetapi gagal bersarang ke gawang karena membentur John Terry.

Chelsea pun tetap tampil mendesak. Terry dkk membangun serangan cepat dan umpan-umpan pendek. Pada menit ke-42, Drogba nyaris mencetak gol. Serangan balik dimotori Anelka di sisi kanan. Sial, umpannya terbuang percuma karena Drogba tidak sigap menerimanya. Hingga turun minum, kedua tim belum menciptakan gol.

Memasuki babak kedua, pertarungan semakin alot. Mereka silih berganti menyerang. Bahkan, permainan keras mulai mewarnai pertandingan.

Pada menit ke-53, Chelsea mendapat tendangan bebas dari sektor kanan. Namun, tendangan Deco belum berbuah manis karena Evans berhasil membuang bola. Selain itu, tendangan bebas Drogba pun masih gagal setelah membentur pagar betis yang dibuat MU.

Serangan yang disusun pasukan Ferguson pun sering kali berakhir dengan kegagalan. Pasalnya, barisan pertahanan "Si Biru" sigap memutus alur serangan. Tendangan Fletcher, misalnya, berhasil diblok Terry pada menit ke-59.

Pada menit ke-60, Anelka yang melakukan penetrasi di sektor kanan langsung memberi umpan ke kotak penalti. Namun, Evans berhasil membuangnya dan jatuh di kaki Lampard. Tanpa pikir panjang, Lampard melibasnya dengan tendangan keras. Sial, Van der Sar masih mudah mengamankannya.

Melihat serangan anak asuhnya kurang kreatif membangun serangan, Carlo Ancelotti memasukkkan Joe Cole pada menit ke-63.

Toh, MU tak gentar. Ryan Giggs dkk masih gencar memberi tekanan kepada tuan rumah dan melahirkan beberapa peluang. Pada menit ke-67, misalnya, Rooney melakukan tusukan dan memberi bola kepada Valencia. Tak berlama-lama menguasai bola, Valencia memberikannya kepada Rooney yang langsung menendang bola dengan keras. Sial, tendangannya masih melebar ke sebelah kiri gawang Cech.

Ancaman Rooney tidak sampai di situ, Pada menit ke-68, tendangan kerasnya nyaris bersarang ke gawang Cech. Lagi-lagi sial, Cech masih bisa memotongnya.  

Chelsea, yang tak mau tertekan, membalas dan sukses mencetak gol pada menit ke-76 berkat sundulan John Terry. Dia dengan cekatan menyambar tendangan bebas yang dilakukan Frank Lampard.

Gol ini membuat Terry dkk makin bersemangat. Mereka terus berusaha merusak pertahanan MU. Pada menit ke-80, Anelka melakukan dobrakan dari sektor kiri dan melepaskan umpan mendatar. Namun, sebelum umpan tersebut dimaksimalkan, Van der Sar berhasil memotongnya.

Pada menit ke-84, Fergie memasukkan Michael Owen dan Obertan, menggantikan Ryan Giggs dan Anderson. Keputusan Fergie cukup jitu. Obertan langsung menggigit, bahkan nyaris mencetak gol balasan jika saja tendangannya tidak sigap dipatahkan Cech.

Jelang peluit panjang, duel semakin sengit. Tak segan-segan, kedua tim melakukan permainan keras untuk memutuskan alur serangan lawan. Bahkan, keributan sempat terjadi setelah Carvalho melakukan pelanggaran dan wasit sudah meniup peluit. Namun, dia tetap membawa bola, hingga dijegal Jonathan Evans. Beberapa pemain kedua tim sempat saling dorong. Wasit kemudian memberi kartu kuning kepada Carvalho dan Evans.

Di masa injury time, MU lebih banyak mendominasi serangan dengan melepaskan umpan-umpan dari sayap. Mereka berhasil mengurung perrtahanan tuan rumah. Ini memaksa Ancelotti menarik Anelka dan memasukkan Alex untuk mengamankan keunggulan. Chelsea pun berhasil mengamankan kemenangan 1-0.

Susunan Pemain
Chelsea:
Cech; Terry, Carvalho, Cole, Ivanovic; Essien, Ballack, Lampard, Deco (Joe Cole 63), Anelka (Alex 93), Drogba (Kalou 82).
Manchester United: Van der Sar; Evans, Brown, Evra, O'Shea; Carrick, Anderson, Fletcher; Gigs, Rooney, Valencia.

C16-09

Dibaca : 53243 | Dikomentar : 156

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
A A A
komentar anda
gie @ Rabu, 18 November 2009 | 05:07 WIB
menang tetap menang ..... apapun alasannya................
dewi @ Minggu, 15 November 2009 | 20:24 WIB
AQ bencccccciiiiiii CHELSEA ... !!!!!!!!!!!! aq percya MAN.UNITED bsaa jdii juaranya !!!! aq ttap dkung MU .. @!!! aq gak ykinn chelsea bsa jdi juara !!!
jaja @ Sabtu, 14 November 2009 | 21:06 WIB
hajar terus......!!!! chelsea past kan jdi juara di smua ajang!!!!!! go chelsea go!!!!!
fino @ Rabu, 11 November 2009 | 15:26 WIB
chelsea is the best..........!!!!
mochi @ Rabu, 11 November 2009 | 10:36 WIB
td malem gw liat tayangan ulangnya..... chelsea juga ga hebat2 amat kok, justru kreasi serangan MU lebih baik..... ya kalahnya juga gara2 set piece kok bukan serangan kreatif kok......
153 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code