Seri Lagi, City Keluar dari Empat Besar
Penyerang Manchester City, Craig Bellamy.
Artikel Terkait:
Sabtu, 7/11/2009 | 23:59 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com - Manchester City hanya mampu bermain imbang 3-3 dengan Burnley dalam duel lanjutan Premier League, di City of Manchester, Sabtu (7/10). Ini adalah hasil seri kelima City dalam lima duel terakhir City di Premier League. Tanpa poin penuh, City terdepak ke peringkat keenam klasemen sementara.

Tampil di kandang sendiri, City memang mendominasi penguasaan bola. Namun, buruknya koordinasi lapangan tengah dan aliran umpan, membuat serangan mereka kandas sebelum mencapai sasaran.

Hal itu tak lepas dari permainan disiplin dan militan yang diperagakan Burnley. Meski berstatus tim tamu, mereka tak ragu bermain ngotot mengejar dan merebut bola. mengandalkan serangan balik dan permainan sayap, Burnley berhasil mendesak dan unggul lebih dulu melalui penalti Alexander Graham di menit ke-19.

Gol bermula ketika Joleon Lescott melakukan handsball untuk mengantisipasi umpan silang Tyrone Mears. Wasit Stuart Atwell langsung menunjuk titik putih. Graham yang dipercaya mengeksekusi bola sukses mengirim bola masuk ke sudut kanan bawah gawang Shay Given.

Berhasil unggul, Burnley bermain lebih ngotot. Nyaris tak memberi kesempatan City menyerang, Burnley berhasil memperbesar keunggulan melalui Steven Fletcher di menit ke-32. Memanfaatkan umpan terobosan Chris Eagles, Fletcher menyarangkan bola ke tengah gawang City.

Tertinggal dua gol, City semakin tertekan. Namun, ketika pertandingan memasuki menit ke-43 dan pertahanan Burnley kehilangan fokus, City berhasil membobol gawang Brian Jensen, melalui Shaun Wright-Phliips. memanfaatkan umpan Emmanuel Adebayor, Wright-Phillps mengirim bola masuk ke sudut kanan bawah gawang Burnley.

Gol itu membangkitkan semangat juang City. Dengan kepercayaan diri yang semakin pulih, mereka mencoba melepaskan diri dari ancaman kekalahan. Namun, belum lagi berhasil menambah gol, peluit tanda berakhirnya babak pertama sudah berbunyi.

Memasuki babak kedua, City mengambil inisiatif serangan cepat dan berhasil menggandakan keunggulan melalui Kolo Toure di menit ke-54. Memanfaatkan umpan Lescott, Toure melesakkan bola ke sudut kanan atas gawang.

Tiga menit berselang. City berhasil berbalik unggul menyusul gol Craig Bellamy. Bellamy berhasil mengoyak gawang Burnley usai meneruskan umpan silang Wright-Phillips.

Tak mau kehilangan momen, City terus meningkatkan daya serang dan koordinasi permainan lini tengah. Namun, belum membuahkan gol, mereka malah kembali kebobolan oleh gol Burnley yang dicetak McDonald di menit ke-87. Menyambut umpan Fletcher, McDonald mengirim bola masuk ke sudut kanan bawah gawang City.

Dengan waktu tersia, City mencoba mengais tiga angka. Sayang, sebelum salah satu berhasil menambah gol, wasit keburu membunyikan peluit panjang.

Dengan hasil ini, City melorot dari posisi keempat ke peringkat keenam dengan 20 poin atau kalah tujuh angka dari Chelsea di puncak klasemen. Bagi Burnley, tambahan satu angka membuat mereka bertenmgger d posisi kesepuluh klasemen dengan 16 poin.

Susunan pemain:
City:
Given; Lescott, Toure, Bridge, Zabaleta; Barry, Ireland, Bellamy, Wright-Phillips; Tevez (Petrov 73), Adebayor
Burnley: Jensen; Caldwell, Carlisle, Jordan, Mears; Bikey (McDonald 60), Alexander, Blake (Gudjonsson  60), Eagles, Elliot; Fletcher

TUR

Dibaca : 4065 | Dikomentar : 12

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
A A A
komentar anda
Al Shine @ Senin, 16 November 2009 | 02:19 WIB
mas Nana, akhirnya aku mampir juga ke megahnya karyamu (amiiin), saya selalu belajar dalam tulisan kuatmu mas, dan saya selalu berpikir (hanya berpikir) kapan saya bisa juga sekuat anda ?!
Dian A. Hak @ Sabtu, 14 November 2009 | 16:24 WIB
Karena puisi2mu ini Nana sudah pernah aku kasih koment lwt fb. Jadi disini aku hanya ingin mengucap selamat atas keberhasilanmu. * ~ *
edy @ Sabtu, 14 November 2009 | 06:57 WIB
sip. yessssssssssssssssssssss
ayak MH @ Rabu, 11 November 2009 | 21:06 WIB
puisi-puisi Nana sangat kuat dengan konsep visualisasi pemanggungan .. dia begitu apik memberikan grafik suasana .. dan tokoh2 dlm puisinya bgt kuat karakternya .. Sukses ! ... adakah kemungkinan membuat naskah pertunjukan langsung ?
eti puji @ Rabu, 11 November 2009 | 17:59 WIB
Nana S... aku lihat perform-nya di Reboan Oktober kemarin di Wapres Bulungan. Keren... sampe merinding ngelihatnya, udah gitu didukung anak2 teater yg bagus aksi panggungnya. Mantrabss
12 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code