KAZAN, KOMPAS.com — Pelatih Barcelona Pep Guardiola mulai bimbang dengan nasib timnya di Liga Champions. Hanya bermain imbang 0-0 di kandang Rubin Kazan, posisi Barcelona sebagai juara bertahan kini mulai terancam.
Hasil itu memang membuat Barcelona terlempar ke urutan ketiga klasemen sementara Grup F. Sementara pimpinan klasemen direbut Inter Milan yang menang 2-1 atas Dynamo Kyiv. Barcelona memiliki nilai 5, sama dengan Rubin Kazan, tetapi kalah dalam head to head. Sebab, pada pertemuan di Camp Nou, Barcelona kalah 1-2 dari Kazan.
"Saya tidak tahu apakah poin yang kami peroleh hari ini adalah hasil yang bagus atau buruk, sebelum babak penyisihan ini berakhir. Yang perlu kami ketahui adalah, kami harus menang di dua pertandingan terakhir," tegasnya. Barcelona masih punya dua pertandingan lawan Inter Milan dan Barcelona.
Meski begitu, Guardiola menilai timnya sudah bermain sangat bagus di babak pertama. Namun, ia tak dapat memungkiri kalau juara Liga Rusia itu, atau kebanyakan klub di Eropa Timur, sangat bagus mengorganisasi laju permainan.
"Tim-tim di wilayah ini bagus dan mampu mengorganisasi permainan dengan sangat bagus ketika berada di dalam lapangan. Kadang-kadang, hal tersebut membuat mereka sangat sulit ditaklukkan. Demikian pula yang kami alami ketika melawan Kazan," jelasnya.
"Terlepas kami suka atau tidak dengan pola tersebut, mereka telah melakukannya dengan sangat-sangat baik. Dengan semangat yang konstan, mereka menutup wilayah, kemudian melakukan serangan balik yang sangat bagus," simpulnya. (GL)
C15-09
Editor: hprDibaca : 31071 | Dikomentar : 13