LONDON, KOMPAS.com - Defender West Ham United, Calum Davnport, Sabtu (22/8) pagi bersama ibunya diserang penjahat. Davenport ditusuk Davenport tertusuk dan berada dalam kondisi kritis.
Serangan itu dilakukan di luar rumah mereka di Bedford. Polisi kemudian menangkap remaja berumur 15 tahun sebagai tersangka. Tak lama kemudian, polisi juga menangkap tersangka lainnya yang berumur 25 tahun.
Juru bicara polisi mengatakan, serangan itu terjadi pada pukul 05.00 waktu setempat. Davenport menderita luka tusuk, hingga harus menjalani operasi.
"Pada saat yang sama, wanita berumur 49 tahun juga terluka dan dilarikan ke rumah sakit. Tapi, kondisinya tak terlalu kritis," kata juru bicara polisi.
"Remaja 15 tahun yang ditangkap, sampai kini masih di tahan di kantor polisi. Kami juga menangkap lelaki berumur 25 tahun sebagai tersangka," tambahnya.
Menurut saksi mata, Davenport ditusuk beberapa kali. Sehingga, darah mengucur di sekujur tubuhnya. Seorang tetangga Davenport yang berumur 61 tahun, Anne Desics mengatakan, "Saya pikir mereka hanya orang-orang yang sedang berjalan. Tapi, kemudian ada banyak darah. Saya tak melihat insidennya langsung, tapi mendengar teriakan. Kemudian, saya lihat pemuda itu berdarah," katanya.
West Ham sudah mengeluarkan pernyataan. Klub asuhan Gianfranco Zola itu menyatakan, "Kami semua yang ada di West Ham sedang prihatin atas keluarga Davenport. Kami akan mengusahakan kesembuhan mereka. Karena kasus ini sedang dalam investigasi, tak ada keterangan lain yang bisa kami berikan." (GL)
HPR
Dibaca : 15228 | Dikomentar : 2