MANCHESTER, KOMPAS.com - Penyerang Manchester United (MU), Federico "Kiko" Macheda dan seorang temannya dirampok dua orang bertopeng. Kasus ini masih diusut polisi Manchester.
Cerita berawal dari kunjungan Macheda ke Circle Bar di pusat kota Manchester. Menurut seorang saksi mata, Macheda terlibat adu mulut dengan sekelompok pemuda lain saat keluar dari bar tersebut.
Ketika suasana semakin panas, ia dan kawannya melompat ke dalam mobil dan langsung melaju cepat menuju rumahnya di Sale, yang berjarak sekitar sembilan kilometer dari lokasi. Tak lama berselang, dua orang pria datang dan langsung menyerang keduanya.
Sepasang perampok yang mengenakan topeng ski itu meminta Macheda dan rekannya menyerahkan uang dan sejumlah barang, termasuk jam tangan senilai 20.000 poundsterling atau sekitar Rp 330 juta.
Selain itu, seorang perampok juga memukul kepala rekan Macheda dengan botol. Ia langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Untung saja, cederanya tidak parah.
Polisi Manchester menduga, perampokan itu berkaitan dengan perselisihan dengan pemuda di depan klub malam itu. Namun, untuk kepastiannya, polisi masih menunggu hasil penyelidikan.
Manchester United menyerahkan masalah perampokan ini kepada polisi. Namun, mereka akan serius menyoroti masalah kunjungan Macheda ke klub malam tersebut. Meski belum diketahui tindakan yang bakal diambil MU, itu akan memperpanjang catatan merah Macheda di mata pelatih Alex Ferguson.
Sebelum peristiwa ini, Macheda pernah tertangkap kamera berada di sebuah klub malam dikelilingi sejumlah wanita berpakaian mini. Foto ini beredar di internet. Pada kesempatan lain, Macheda juga terekam kamera sedang merokok.
"Ia harus menjaga dirinya sendiri," kata seorang sumber di Manchester United seperti dikutip The Guardian.
"Kami memiliki harapan selangit untuknya dan cerita-cerita seperti ini tidak terdengar menyenangkan," lanjutnya.
Nama Macheda dipuji-puji pendukung setelah menciptakan gol kemenangan MU atas Aston Villa di masa injury time, April silam. Namun, serangkaian peristiwa buruk yang mengikuti itu bisa mengancam kariernya. (GRD)
TUR
Dibaca : 7489 | Dikomentar : 4