MUENCHEN, KOMPAS.com — Untuk pertama kalinya pelatih Louis van Gaal menggelar jumpa pers seusai latihan bersama Bayern Muenchen, Sabtu (4/7). Pelatih asal Belanda itu menegaskan, musim depan timnya akan tampil arogan dan dominan di Bundesliga.
Van Gaal ditunjuk sebagai pelatih "Die Roten" dengan misi merebut kembali gelar Bundesliga yang disabet Wolfsburg musim lalu. Vam Gaal juga juga diminta mengembalikan martabat "FC Hollywood" yang sempat tercabik-cabik di Liga Champions.
Atas tugasnya yang menantang itu, Van Gaal siap membawa "The Bavarian" menuju sukses besar musim depan. Syaratnya, Mark van Bommel dkk harus tampil dengan determinasi tinggi.
"Gaya hidup 'The Bavarian' cocok dengan saya seperti jaket. Mengapa? Mia san mia, kami adalah kami dan saya adalah saya–percaya diri, arogan, dominan, jujur, tekun, dan inovatif!" kata Van Gaal dalam bahasa Jerman yang fasih.
"Arogan dan dominan? Inilah alasan tepat mengapa Bayern digemari selama berpuluh-puluh tahun, ditakuti tapi juga dilecehkan," ungkap pelatih yang pernah membawa Ajax juara Liga Champions 1994/95 itu.
Van Gaal merasa perlu membangkitkan semangat dan harga diri para pemain karena musim lalu Bayern mengalami masa buruk di bawah kepelatihan Juergen Klinsmann. Ketika mereka dibantai Barcelona, 4-0, pada leg pertama perempat final Liga Champions, pendukung sangat kecewa dan putus asa. Presiden Bayern Franz Beckenbauer bahkan menyebut timnya kehilangan kehormatan.
Kini Van Gaal ingin mengembalikan kehormatan itu dengan menetapkan sejumlah target bagi klubnya. Bayern minimal harus merebut dua gelar domestik dan maju ke perempat final Liga Champions seperti musim lalu.
"Tujuan saya adalah tujuan Bayern Muenchen. Tujuan kami adalah berjuang keras untuk gelar juara Bundesliga dan juga DFB Pokal dan masuk perempat final Liga Champions," tegasnya. "Tujuan jangka panjang dan mungkin hingga akhir era Van Gaal, kami akan juara Liga Champions!"
"Model kami harus seperti FC Barcelona. Barcelona menang Liga Champions League, punya pemain baik, seperti kami. Namun mereka bekerja layaknya sebuah tim, setiap pemain bermain dalam tugas sebuah tim. Itu sebabnya mereka sukses," ungkap pelatih 57 tahun tersebut.
Van Gaal mengakui, sukses itu tidak akan datang dalam waktu singkat. Namun, ia menargetkan, paling lambat dua tahun semua keinginannya itu bisa terwujud. (BILD)
LHW
Dibaca : 10559 | Dikomentar : 17