Mengecewakan, Eto'o Akan Dilego
Presiden Barcelona, Joan Laporta.
Jumat, 3/7/2009 | 05:20 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com — Presiden Barcelona, Joan Laporta, kecewa kepada Samuel Eto'o yang mempersulit negosiasi perpanjangan kontrak. Sebab itu, meski sempat mempertahankannya, Barcelona kembali mempertimbangkan penjualan.

Laporta sangat menghormati Eto'o. Ia sadar, Eto'o adalah bagian sukses besar Barcelona meraih treble musim lalu. Ia ingin, Eto'o terus berkostum Barcelona sampai pensiun. Perpanjangan kontrak pun dibicarakan.

Kepada Eto'o, Barcelona menawarkan kontrak dengan klausul gaji seperti kontrak sebelumnya. Namun, penawaran itu ditolak. Agen Eto'o, Jose Maria Mesalles, meminta kenaikan gaji sangat tinggi. Laporta menilai, Barcelona tak mungkin meluluskan tuntutan Eto'o.

"Perwakilannya dan Samuel telah mengatakan bahwa mereka ingin melanjutkan (kerja sama) dan klub telah menawarkannya pembaruan kontrak dengan kondisi yang sama seperti sebelumnya, yang kami yakin sangat bagus," ungkap Laporta seperti dikutip The Sun.

"Saya pikir, apa yang dilakukan perwakilannya tidak membantu Samuel. Secara pribadi, masalah ini meninggalkan kekecewaan kecil. Ini menyedihkan karena saya sangat menghormati Eto'o," lanjutnya.

Laporta tahu, mempertahankan Eto'o tanpa perpanjangan kontrak akan merugikan klub. Pasalnya, kontrak Eto'o habis musim depan. Tanpa kesepakatan baru, Eto'o akan menjadi free-agent musim depan dan Barcelona tak mendapat uang sepeser pun.

Menimbang itu, Laporta mengendurkan keinginan mempertahankan Eto'o. Bila kesepakatan kontrak baru tak tercapai, Eto'o akan dilepas. Ini adalah keputusan terbaik untuk kedua pihak.

"Saya akan melakukan segalanya yang mungkin untuk menemukan solusi terbaik untuk klub dan Eto'o. Ini akan menjadi yang terbaik untuk kedua pihak," tandas Laporta.

Manchester City adalah klub yang siap menengahi polemik Barcelona-Eto'o. Mereka sudah mengajukan proposal pembelian sebesar 25 juta poundsterling atau sekitar Rp 420 miliar kepada Barcelona. Untuk Eto'o mereka bahkan siap menggajinya 250.000 poundsterling atau sekitar Rp 4,2 miliar per pekan. (SUN)

TUR

Dibaca : 30266 | Dikomentar : 13

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
A A A
komentar anda
elbarca @ Minggu, 5 Juli 2009 | 16:12 WIB
...jual aja..etoo..hasil nya buat nambah2 beli villa... ..cocok dah... ..soalnya dia dah ga bangga lagi main di barca.. ..klo mang main karena duit..pindah aja...
ryo2freakz @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 12:59 WIB
maav mas 3nd3ck...bknya belagu...tp liat keadaan ekonomi global saat ini...resesi berat..sedangkan Barca harus punya amunisi baru untuk musim depan.Setidaknya untuk tetap menjaga kompetisi antar pemain.Bukan seperti Madrid...seperti kacang yg lupa pada kulitnya,Ramos-Bosque-Capello di kick bgtu aj.VIVA BARCELONISTAS
Jacob @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 11:53 WIB
wajarlah, 2006 barca meraih Champion, Etoo lah yang berperan besar, tahun 2009 hal yang sama terjadi. Etoo hengkang, kita lihat apakah ada keberuntungan di Barca?
icansky @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 11:40 WIB
Murninya...rasis juga toh di barca..???gara2 kulit hitam..gajinya nggak naek juga...udah pindah aja luh ke Persipura..cocok!!!
3nd3ck @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 04:17 WIB
duh.. barca belagu... wajar lah Etoo minta gaji lebih.. toh dia bagian dari barca yang menyabet treble winner musim lalu.. so ? kalo lihat kualitas etoo ? kenapa ga dinaikan gajinya ?
13 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code