JOHANNESBURG, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Brasil, Carlos Dunga, menilai, keberhasilan anak-anak didiknya menjuarai Piala Konfederasi karena cepat mengadaptasikan perubahan taktik.
Pada babak final, Brasil tertinggal 0-2 dari Amerika Serikat hingga akhir babak pertama. Memasuki babak kedua, Brasil membuat serangan cepat yang membuahkan gol pertama melalui Luis Fabiano di menit ke-47.
Selanjutnya, Brasil mampu menambah dua gol dan menutup laga dengan kemenangan 3-2. Brasil pun sukses mempertahankan gelar juara.
"Semua pemain sangat berkonsentrasi kepada apa yang harus dilakukan. Saya katakan kepada mereka saat turun minum bahwa kita membutuhkan gol cepat," ungkap Dunga.
Dunga juga berterima kasih kepada AS karena telah menyulitkan timnya. Dengan begitu, ia bisa melihat komitmen anak didiknya dan semakin yakin bahwa pasukannya bisa diandalkan di turnamen yang lebih besar.
"Sulit untuk mengatasi ketinggalan 0-2. Namun, bila Anda memiliki pemain yang berkomitmen yang selalu ingin menang, maka ini mungkin," ujarnya.
"Bila kami bisa memenangi ini, kami bisa melakukan lebih banyak lagi di masa mendatang. Saya percaya kepada para pemain ini," tambahnya. (AP)
TUR
Dibaca : 19996 | Dikomentar : 14