LONDON, KOMPAS.com — Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, gembira dengan semakin tajamnya serangan Cesc Fabregas. Dua gol Fabregas ke gawang Middlesbrough membuktikan bahwa gelandang Spanyol itu cepat beradaptasi.
Fabregas terakhir kali mencetak gol pada Oktober 2008. Dua bulan kemudian, ia mengalami cedera lutut saat timnya melawan Liverpool di Emirates. Cederanya memaksa Wenger menjadi playmaker lain dan pilihan itu jatuh pada diri Andrei Arshavin.
Bulan ini Fabregas sudah tampil lagi. Penampilan pertamanya setelah cedera membantu kemenangan "The Gunners" atas Manchester City pada awal April. Dua assist-nya berbuah dua gol dari Emmanuel Adebayor, yang juga baru pulih dari cedera. Kerja sama keduanya kembali berbuah manis di perempat final Liga Champions.
Minggu (26/4) malam tadi, Fabregas kembali mencetak gol bagi "Gudang Peluru". Ia mencetak gol di setiap babak dan membawa kemenangan 2-0 atas "The Boro". Dalam sebulan, Fabregas telah memperlihatkan kemampuannya yang semakin baik dan ini membuat Wenger puas.
"Dia semakin tajam dan tajam di setiap pertandingan," kata Wenger seperti dikutip situs klub. "Dia absen selama tiga pekan dan pemain tidak bisa langsung mencapai performa terbaik. Namun, ia kini semakin baik."
Tampilnya Arshavin di lini tengah Arsenal rupanya tak mengurangi kegemilangannya. Dua-duanya sama-sama playmaker dan berperan sama baik di posisinya masing-masing. Fabregas yang sering diplot sebagai pelapis serangan bagi Adebayor kali ini justru lebih sering berada di depan Nicklas Bendtner. Meski dikawal ketat oleh David Wheater, Fabregas tetap bisa bergerak bebas mencari celah.
"Setiap pemain di lapangan tengah, yang harus berpikir kreatif dan menyerang, perlu mencetak gol. Itu terjadi padanya hari ini dan itu sangat penting," tambah Wenger.
Dalam duel semalam, lutut Fabregas sempat dilanggar oleh Stewart Downing. Sempat ada kekhawatiran bahwa cederanya bakal kambuh, tetapi ternyata tidak parah.
LHW
Dibaca : 25026 | Dikomentar : 40