Fabregas Kian Tajam dan Trengginas
Kapten Arsenal, Cesc Fabregas merayakan gol, sementara kiper Middlesbrough, Brad Jones tertunduk karena kebobolan dua kali.
Senin, 27/4/2009 | 00:42 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, gembira dengan semakin tajamnya serangan Cesc Fabregas. Dua gol Fabregas ke gawang Middlesbrough membuktikan bahwa gelandang Spanyol itu cepat beradaptasi.

Fabregas terakhir kali mencetak gol pada Oktober 2008. Dua bulan kemudian, ia mengalami cedera lutut saat timnya melawan Liverpool di Emirates. Cederanya memaksa Wenger menjadi playmaker lain dan pilihan itu jatuh pada diri Andrei Arshavin.

Bulan ini Fabregas sudah tampil lagi. Penampilan pertamanya setelah cedera membantu kemenangan "The Gunners" atas Manchester City pada awal April. Dua assist-nya berbuah dua gol dari Emmanuel Adebayor, yang juga baru pulih dari cedera. Kerja sama keduanya kembali berbuah manis di perempat final Liga Champions.

Minggu (26/4) malam tadi, Fabregas kembali mencetak gol bagi "Gudang Peluru". Ia mencetak gol di setiap babak dan membawa kemenangan 2-0 atas "The Boro". Dalam sebulan, Fabregas telah memperlihatkan kemampuannya yang semakin baik dan ini membuat Wenger puas.

"Dia semakin tajam dan tajam di setiap pertandingan," kata Wenger seperti dikutip situs klub. "Dia absen selama tiga pekan dan pemain tidak bisa langsung mencapai performa terbaik. Namun, ia kini semakin baik."

Tampilnya Arshavin di lini tengah Arsenal rupanya tak mengurangi kegemilangannya. Dua-duanya sama-sama playmaker dan berperan sama baik di posisinya masing-masing. Fabregas yang sering diplot sebagai pelapis serangan bagi Adebayor kali ini justru lebih sering berada di depan Nicklas Bendtner. Meski dikawal ketat oleh David Wheater, Fabregas tetap bisa bergerak bebas mencari celah.

"Setiap pemain di lapangan tengah, yang harus berpikir kreatif dan menyerang, perlu mencetak gol. Itu terjadi padanya hari ini dan itu sangat penting," tambah Wenger.

Dalam duel semalam, lutut Fabregas sempat dilanggar oleh Stewart Downing. Sempat ada kekhawatiran bahwa cederanya bakal kambuh, tetapi ternyata tidak parah.

LHW

Dibaca : 25026 | Dikomentar : 40

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
Nilai 1 A A A
komentar anda
northlondoner @ Sabtu, 22 Agustus 2009 | 05:19 WIB
arsenal akan ompong lagi jika fabregas tergiur ataupun terpecah konsentrasinya oleh bujuk rayu barca dan el real
Ristiyanto @ Kamis, 20 Agustus 2009 | 13:04 WIB
Seandainya PSSI dipimpin oleh Arsene Wenger, pasti maju dan tak akan pernah dipimpin dari penjara. GO A HEAD ARSENAL
raka @ Selasa, 18 Agustus 2009 | 18:47 WIB
maju terus arsenal..........jgn dengarkan cacian2 org2 yg memang iri dgn kehebtan arsenal...........hidup arsenal
Joni @ Selasa, 18 Agustus 2009 | 16:03 WIB
Gw nich fan arsenal, tapi realistis Arsenal masih belum bisa stabil. Mental belum kayak MU pada saat kritis taon kemarin menang 1-0 cukup...
andy @ Senin, 17 Agustus 2009 | 22:17 WIB
meriam muda arsenal sngat tajam d awal kompetisi, TP SAYANG..... mental juaraMU blum ada anak MUDA, U akan kesulitan d tengah musim ktka konsentrasi terpecah untuk laga lain(champions, FA jg CARling) SEmenjak d tinggal henry MEntal juaramU blm tunbuh higga kini ANAK muda...
40 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code