Man. City Dibeli Perusahaan Arab
Shaun-Wright Phillips dan pelatih Manchester City, Mark Hughes. Manchester City akan segera dibeli perushaan Abu Dhabi.
Senin, 1/9/2008 | 22:34 WIB

MANCHESTER, SENIN - Sebuah kejutan menggembirakan publik Manchester City. Grup perusahaan intvestasi dan pembangunan di Abu Dhabi, uni Emirat Arab (ADUG), dikabarkan segera mengambil alih Manchester City. Bahkan, ADUG sudah mencapai kesepakatan dengan pemilik lama, Thaksin Shinawatra.

Menurut juru bicara dari perusahaan itu, kesepakatan tersebut terjadi pada Minggu (31/8). Dalam waktu dekat, ADUG akan mengambil alih Man. City dan segera membangun klub itu menjadi besar.


Meski belum resmi, Manchester City juga mengumumkan adanya kesepakatan antara ADUG dan pemilik lama. Lewat situs resminya, klub itu menegaskan, "Manchester City
bisa mengkonfirmasi bahwa telah terjadi kesepakatan antara ADUG dan manajemen klub."

Sebelumnya, publik Man. City memang dibuat resah karena kasus hukum yang melibatkan Thaksin Shinawatra. Mantan perdana menteri Thailand itu terjerat kasus korupsi dan dikhawatirkan akan memengeruhi kondisi Man. City.

Seperti dilansir situs ArabianBusiness.com, Dr. Sulaiman Al Fahim dari ADUG yang akan memimpin dewan klub mengatakan, "Kami akan segera mengeluarkan pernyataan lebih detil tentang alih kepemilikan itu. Yang pasti, ini menjadi peristiwa bersejarah buat ADUG dan Manchester City."

"Tujuan kami sangat sederhana, yakni ingin membangun Manchester City menjadi klub terbesar di Premier League. Untuk sementara, kami ingin membawa klub ini masuk empat besar di musim ini," tambahnya.

Thaksin sendiri akan tetap dihormati sebagai mantan pemilik. Dia akan diberi jabatan sebagai presiden kehormatan, meski tak akan memiliki kewenangan apa pun.

Menurut Al Fahim, pengambilalihan klub tersebut termasuk membayar utang-utang yang ada, juga upaya memperkuat skuad.

Menurut ADUG, pembelian itu memiliki dua alasan, ekonomi juga olahraga. "ADUG ingin ikut membangun olahraga dan generasi baru yang lebih baik. Dengan olahraga, kami berharap akan muncul generasi yang sehat dan berprestasi. Selain itu, masyarakat bisa menikmati olahraga dengan baik dan nyaman. Kami juga akan mengelola pemasaran sebaik mungkin dengan mengeksplorasi segala potensi ekonomi, juga membangun fasilitas dan infrastruktur yang diperlukan," jelas ADUG.

Terjun di bisnis sepakbola bukan hal baru bagi ADUG. Perusahaan itu juga ikut berinvestasi dalam akademi sepakbola milik Inter Milan. (GL)

HPR

Dibaca : 7560 | Dikomentar : 6

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
A A A
komentar anda
eko @ Minggu, 14 September 2008 | 05:11 WIB
bener juga,sekarang EPL nggak gisa di niknmati semua pecinta sepak bola di indomesia.
dewa.milan @ Kamis, 4 September 2008 | 11:02 WIB
kalo kaya gini, EPL bakalan ga bisa dinikmati secara gretongan lagi walaupun kmrn sempet ada lewat lativi (cuman siaran ecek2 doang). Semua klub EPL bakan dibeli ama orang kaya dari negeri seberang, imbasnya mereka naikkin harga hak siar setinggi langit.
OASIS Band @ Selasa, 2 September 2008 | 16:56 WIB
Sebagi fans berat , kami , Gallagher bersaudara dari OASIS bakal mesen tiket paling depan buat nonton aksinya city, Yo ai.., bentar lagi gue bakal maksa CITY buat beli Rooney sekalian sama Fergusonnya...kalo perlu si KEnYon yg mata duitan dari Chelsea itu dibeli juga. Oh masih kurang , Kaka
dobby @ Selasa, 2 September 2008 | 14:37 WIB
waduh telat neh...padahal ane lagi nyiapin duit untuk beli man.city...rencana sih abis dapet THR... sekalian mau kasi ketupat untuk taksin..biar tobat
cs36 @ Selasa, 2 September 2008 | 12:02 WIB
seru sih seruuu tapi nontonnya mesti pake tv yg bayar, payhh nih indo ... apa2 disuruh bayarrrr
6 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code