MILAN, KAMIS - Doktor klub AC Milan, Jean Pierre Meersseman mengatakan, operasi lutut yang dilakukan Kaka beberapa waktu lalu sia-sia. Bahkan, operasi itu sama saja membuang waktu, karena tak dilakukan dengan prosedur yang benar.
Kaka merasa ada masalah lutut di musim lalu. Maka, bulan lalu dia memutuskan untuk melakukan operasi dan ditangani dokter Brasil, Jose Luiz Runco. Saat membela Milan di Railways Cup di Moskva, Kaka cedera lagi.
Menurut Meersseman, dokter tim nasional Brasil itu melakukan kesalahan. Dia hanya menangani cedera minor dalam melakukan operasi. Dia tidak menangani cedera utama yang dialami Kaka, tepatnya masalah tendon. Akibatnya, masalah lutut gelandang Milan itu mudah kambuh lagi.
"Dengan operasi yang dilakukan, Kaka malah kehilangan waktu. Sebab, dia harus melakukan rehabilitasi tanpa penanganan pada masalah lainnya," jelas Meersseman.
"Memang, bagian cedera yang minor sudah diatasi dalam operasi. Sayangnya, bagian cedera yang lebih berat malah tidak ditangani. Prosedur operasinya tak berguna dan justru merusak," kritik Meersseman.
Karena cedera lagi di Moskva, Kaka harus istirahat sampai Oktober. Apalagi, proses penyembuhan yang dialami Kaka ternyata sangat lambat dibanding apa yang diharapkan. (CH4)
HPR
Dibaca : 4216 | Dikomentar : 8