
BASEL, MINGGU – Chelsea mendapat kecaman pedas dari Ricardo Carvalho. Bek yang kini tengah membela Portugal di Piala Eropa 2008 ini merasa perlakuan Chelsea pada Avram Grant sudah keterlaluan.
Kendati Grant berhasil membawa The Blues melaju hingga final Liga Champions dan Piala Liga serta menempatkan mereka di posisi dua klasemen akhir Premier League, namun dia tetap dipecat. Manajer asal Israel itu tetap dianggap gagal.
Posisi Grant sebagai pelatih Chelsea akhirnya diberikan pada Luiz Felipe Scolari. Padahal, Scolari sendiri saat ini tengah menangani Portugal di Euro 2008.
"Avram berhasil melakukan tugasnya dengan baik. Tapi mereka tetap memecatnya. Setelah mengambilalih posisi pelatih dari Jose Mourinho, dia sukses menangani tim dan meraih hasil yang bagus. Ini amat kejam. Dia melakukan tugasnya dengan luar biasa dan dia seharusnya dipertahankan. Tapi mereka memutuskan untuk memecatnya. Hal ini amat keji," ungkap Carvalho kepada Sunday Times.
Kehadiran Scolari di Stamford Bridge dipandang Carvalho akan kembali mengubah suasana dalam tim. Kendati menjadi pelatihnya di Portugal, Carvalho melihat pergantian pelatih yang begitu sering membuat Chelsea akan sulit meraih gelar.
"Pelatih baru (Chelsea) akan menjadi pelatih ketiga dalam setahun. Padahal dalam sepakbola, anda butuh kestabilan jika ingin meraih kesuksesan," ujar Carvalho lagi.
Kendati saat ini diberitakan menjadi incaran Inter Milan yang kini ditangani Mourinho, Carvalho menegaskan bahwa dirinya tetap berkomitmen membela Chelsea.
"Ada begitu banyak pembicaraan mengenai pelatih baru dan pemain yang datang dan pergi. Aku tahu berita tentangku juga, dan dalam sepakbola anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi. Tapi aku memiliki kontrak dengan Chelsea dan saya belum berbicara pada Jose Mourinho mengenai Inter Milan, atau pada agenku (Jorge Mendes) soal kepindahan klub," tegas Carvalho. (GL/YUD)
Dibaca : 3454 | Dikomentar : 0
YUD