
BUCHAREST, JUMAT - Badan sepakbola dunia, FIFA, akhirnya menjatuhkan hukuman kepada Adrian Mutu. Striker Romania tersebut harus membayar kompensasi karena dipecat dari Chelsea pada tahun 2004 akibat positif menggunakan kokain.
Menurut laporan, FIFA telah memutuskan bahwa striker yang kini memperkuat Fiorentina itu harus membayar 12 juta euro (sekitar Rp 173,904 miliar) kepada The Blues yang mengakhiri kontrak pada Oktober 2004.
Menanggapi keputusan tersebut, pengacara Mutu di Zurich, Swiss, Gianpaolo Monteneri, mengatakan bahwa mereka akan segera meresponsnya. Monteneri berjanji untuk berusaha sekuat tenaga agar kliennya bisa bebas dari hukuman denda tersebut.
Sebagai bukti keseriusannya untuk menyelesaikan persoalan yang menimpa kliennya, Monteneri sudah berada di Swiss. Dia mengunjungi tempat latihan tim nasional Romania di St Gallen untuk berdiskusi dengan Mutu yang sedang mempersiapkan diri membela negaranya melawan Italia di babak penyisihan Grup C Piala Eropa 2008.
Sementara itu, jurubicara Chelsea, Simon Greenberg, belum mau memberikan komentar. Menurutnya, sebelum FIFA memberikan konfirmasi, kubunya tak akan mengeluarkan pernyataan apapun tentang hal tersebut.
"Sepanjang pengetahuanku, kami belum pernah mendapat konfirmasi resmi dari FIFA. Karena itu, kami belum bisa memberikan komentar apapun," ungkap Greenberg, Jumat (13/6).
Namun ketika ditanya mengapa Chelsea meminta kompensasi yang sangat besar, Greenberg memberikan klarifikasi. Menurutnya, The Blues tak pernah meminta sejumlah uang, namun yang dilakukan klub asal London tersebut adalah mengumumkan seberapa besar jumlah dana untuk Mutu.
"Ketika Mutu pergi, kami benar-benar mempunyai sebuah nilai tertentu. Nilai itu adalah 13 juta poundsterling (sekitar Rp 238,750 miliar), namun ketika kami membawa kasus ini ke FIFA, kami tak pernah memberikan jumlah yang spesifik," jelas Greenberg. (AP/LOU)
Dibaca : 1704 | Dikomentar : 0