
NAMA-nama Polandia memang sulit. Bahkan, pelatih Jerman, Joachim Loew, meminta Miroslav Klose dan Lukas Podolski untuk melafalkan nama-nama mereka. Seringkali, pembawa acara pun kesulitan melafalkan nama-nama pemain Polandia dan harus berlatih terlebih dulu.
Tapi, saat Polandia melawan Austria, Kamis atau Jumat (13/6) dinihari, pembawa acara dengan mudah menyebutkan pencetak gol Polandia. "Guerreiro....! Demikian ketika gelandang serang Polandia itu membobol gawang Austria.
Lah, siapa Guerreiro? Mana ada pemain Polandia bernama seperti itu? Wajahnya pun terkesan Latin. Sederet pertanyaan memang sempat muncul di kalangan penggemar Polandia. Sebab, Guerreiro memang tak begitu dikenal sebelumnya di jagat sepakbola.
Ternyata, dia adalah pemain cabutan dari Brasil. Dia baru mendapat kewarganegaraan Polandia pada 17 April 2008, atau kurang dari dua bulan. Namun, pada Kamis itu dia langsung menjadi pahlawan Polandia. Golnya membuat peluang negeri itu untuk lolos ke perempat final Euro 2008 mmasih terbuka. Jika saja Austria tak mendapatkan hadiah penalti di menit ke-90, maka golnya akan semakin bermakna.
Toh, permainannya tetap dianggap sangat menonjol. Bahkan, dia dinobatkan sebagai Man of the Match. Namun, dia tetap merasa menyesal, kerena timnya gagal memenangkan pertandingan. "Sangat menyenangkan bisa mencetak gol. Tapi, aku akan bahagia jika gelar Man of the Match bisa ditukar dengan kemenangan buat Polandia," katanya.
Polandia memang punya kelonggaran persyaratan kewarganegaraan, jika dia dianggap akan memberi kontribusi kepada timnasnya. Sebelumnya, Polandia pernah memberikan kewarganegaraan kepada pemain Afrika, Emamanuel Olisadebe, juga demi kepentingan sepakbola.
Roger Guerriero, demikian nama lengkapnya. Dia lahir di Sao Paolo, 25 Mei 1982. Mengawali karier profesionalnya di klub kecil Sao Caetano pada 2000-2002, kemudian pindah ke Corinthians pada 2002-2003. Bermain bagus, dia dibeli Flamengo dan hanya bermain sepanjang 2004. Sempat pindah ke Celta Vigo pada 2004-2005, dia kemudian direkrut Juventude.
Sejak 2006, dia pindah ke klub Polandia, Legia Warsawa. Di situlah dia menemukan keberuntungannya. Permainannya semakin membaik dan mendapat apresiasi tinggi dari publik Polandia. Dalam 70 penampilan bersama klub itu, dia mencetak 15 gol.
Karena itu, dia diajukan untuk menjadi warga negara Polandia agar bisa memperkuat timnas negeri itu. Toh, dia belum pernah memperkuat timnas Brasil. Pelatih Leo Beenhakker pun menyetujuinya dan mulai memanggilnya ke timnas Polandia. Debutnya bersama timnas Polandia baru pada 27 Mei 2008 lalu lawan Albania, atau hanya kurang 11 hari dari pembukaan Euro 2008.
Dia memang orang baru, tapi penampilannya langsung menyatu. Bahkan, dia semakin mewarnai kreativitas permainan Polandia. Pada pertandingan terakhir Grup B lawan Kroasia, dia akan kembali menjadi andalan. Ini partai menentukan. Permainan indah dan tajam dari Guerreiro sangat diharapkan mampu menentukan lolosnya Polandia ke perempat final. Karena itu pula Polandia memberinya kewarganegaraan. (HPR)
Dibaca : 1968 | Dikomentar : 0