
BANYAK yang sinis terhadap Cristiano Ronaldo. Dia dianggap pemain yang terlalu centil, banyak gaya, terkadang terlalu individualis. Dia juga pernah dituduh tukang diving.
Itu hanya satu sisi penilaian dan tergolong minoritas. Yang mayoritas, dia mendapat pujian selangit dari berbagai pihak, baik lawan maupun kawan. Ronaldo tetap dianggap salah satu pemain terbaik dunia saat ini.
Orang boleh menuduhnya sebagai Si Centil. Tapi, sentilan pemain berumur 23 tahun ini begitu maut. Bahkan, dia dianggap menjadi salah satu penyerang paling maut di Euro 2008 ini.
Di partai pertama lawan Turki, dia memang belum on fire, karena terus dikawal ketat oleh lawan. Di pertandingan kedua lawan Rep. Ceska (Ceko), Rabu (11/6), dia menunjukkan kedigdayaannya.
Ronaldo pantas menjadi Man of the Match. Dia seolah mengorkestrasi permainan Portugal untuk menggilas Rep. Ceko 3-1. Meski tetap dikawal ketat, dia tetap saja mampu melakukan akselerasi dan manuver-manuver berbahaya.
Di menit-menit awal, tendangan kencangnya nyaris membobol gawang Petr Cech. Namun, itu baru awal. Pada menit ke-8, dia menusuk ke jantung pertahanan lawan untuk mengejar bola. Cech mencoba menghalau, tapi dia sempat menyentil bola. Sentilan itu yang mengawali gol pertama Portugal. Bola liar langsung disambar Deco dan berbuah gol.
Rep. Ceko sempat menyamakan kedudukan. Namun, pada menit ke-63, dia menentukan kemenangan Portugal setelah memotong umpan Deco. Prestasi Ronaldo makin sempurnya, setelah dia membuat assist untuk gol Ricardo Quaresma di menit ke-90.
Sangat munkin sentilan-sentilan maut Ronaldo tersebut akan terus berlangsung, bahkan bisa membawa kejayaan Portugal. Kini, setidaknya Portugal sudah pasti lolos ke perempat final. Berarti tinggal tiga langkah lagi untuk mencapai prestasi puncak.
Jika di Euro 2004 Portugal hanya mampu menjadi runner-up, bisa jadi kali ini menjadi juara. Dan, kehebatan Ronaldo akan sangat menentukan sukses-tidaknya Portugal. Dia sendiri bertekad memenangkan turnamen ini demi membayar kegagalan menyakkitkan di Euro 2008 yang terjadi di negaranya sendiri.
"Kami sudah mampu ke final. Artinya, kami pun mamppu menjuarai Piala Eropa. Seluruh tim sangat bersemangat dan bertekad mewujudkan harapan itu di Euro 2008," katanya sebelum turnamen dimulai. (HPR)
Dibaca : 5971 | Dikomentar : 15
HPR