


MILAN, MINGGU - Mantan pelatih Inter Milan, Gigi Simoni mengeluarkan pernyataan keras tentang rencana I Nerazzurri mengontrak pelatih Jose Mourinho, setelah memecat Roberto Mancini. Menurutnya, Mourinho terlalu arogan dan tak cocok buat Inter.
Inter resmi memecat Mancini minggu lalu. Meski belum diumumkan secara resmi, Jose Mourinho diberitakan menjadi penggantinya. Presiden Inter, Massimo Moratti, menghendaki kesuksesan klub tidak hanya di tingkat lokal, tapi juga di kompetisi Eropa. Mourinho yang pernah membawa FC Porto juara Piala UEFA dan Liga Champions, dianggap layak mengemban tugas itu.
"Mourinho adalah pelatih yang prestisius. Tapi, dia sudah terkenal bersikap sombong. Secara personal, kalau boleh memilih saya lebih suka Arsene Wenger (ARsenal) atau Rafael Benitez (Liverpool)," kata Simoni.
"Saya kira Benitez merupakan orang yang tepat buat Inter. Dia bisa berbicara bahasa Italia dan punya sopan-santun. Sebaliknya, Mourinho ahli taktik yang baik, tapi temperamennya bisa menyebabkan konflik dengan para pemain atau para direktur," jelasnya.
Meski kurang setuju dengan kehadiran Mourinho di Inter, namun Simoni setuju dengan langkah klub itu untuk memecat Roberto Mancini. Menurutnya, masa Mancini sudah cukup.
"Mungkin jika di klb lain, Mancini sudah dipecat lebih awal karena pernyataannya setelah timnya dikalahkan Liverpool," tegasnya.
Setelah Inter kalah dari Liverpool di perempat final Liga Champions musim ini, Mancini kepada wartawan langsung mengatakan akan mundur sebagai pelatih begitu musim 2007-08 selesai. Ucapannya itu dinilai klub sangat merugikan, karena bisa menyebabkan tim menjadi tidak stabil. Faktanya, Inter sempat terseok-seok di akhir kompetisi dan hampir terkejar oleh AS Roma.
"Anda tak bisa mengatakan akan mundur sebelum berbicara kepada presiden atau pejabat lain lebih dulu. Saya kira, tindakan Inter memecatnya cukup tepat," katanya. (CH4/HPR)
Dibaca : 7582 | Dikomentar : 5
HPR