
MOSKWA, RABU – Alih-alih memikirkan dirinya sendiri, Avram Grant hanya berpikir soal final Liga Champions. Saat ini masa depan pelatih asal Israel ini masih belum jelas. Padahal, performanya membawa Chelsea menyodok ke posisi dua klasemen Premier League dan menembus final Liga Champions pantas mendapat acungan jempol.
“Anda harus menghormati setiap orang di Chelsea dan menanyakan mengenai jalannya final nanti, bukan mengenai saya. Kami berada disini untuk menjalani pertandingan terpenting bagi klub,” papar Grant pada BBC.
Saat ini Grant sudah menukangi The Blues selama delapan bulan sejak mengambil alih posisi Jose Mourinho yang dipecat September 2007. Sayangnya, posisi pelatih berusia 53 tahun ini masih buram. Kursinya sebagai pelatih The Blues dikabarkan siap digusur oleh mantan pelatih Barcelona, Frank Rijkaard atau pelatih Inter Milan, Roberto Mancini.
Sementara itu menjelang pertemuan dengan Manchester United di final Liga Champions, Grant yang hanya tertinggal dua poin dari perebutan gelar juara Premier League meyakini pertandingan nanti akan berjalan ketat.
“Manchester United adalah tim yang amat bagus dan mereka tampil amat baik musim ini. Tidak mudah mencetak gol melawan mereka dan penyerang mereka amat bagus,” puji Grant.
Soal wasit yang akan memimpin pertandingan, Lubos Michel, Grant tidak mempermasalahkan hal itu. Kendati memberikan gol kontroversial yang membuat Chelsea tersisih dari Liverpool di semifinal Liga Champions 2004-05, Grant berpendapat wasit asal Slowakia itu punya kualitas bagus. (BBC/YUD)
Dibaca : 2691 | Dikomentar : 0
YUD