
MALANG, JUMAT - Jumat (16/5) bertempat di Hotel Shantika Malang, Jawa Timur, Badan Liga Indonesia mengumumkan tim-tim yang lolos liga super. Dari 18 tim yang masuk nominasi, enam tim lolos secara murni, 10 tim lolos dengan catatan, dan dua tim gagal masuk liga super.
Enam tim yang lolos secara murni tersebut adalah Arema Malang, Pelita Jaya, Persela Lamongan Persija Jakarta, PSM Makasar, dan Sriwijaya FC.
Sepuluh tim yang lolos dengan catatan adalah Persik Kediri, Persiba Balikpapan, Persijap Jepara, Deltras Sidoarjo, Persipura Jayapura, Persib Bandung, Persiwa Wamena, Persitara Jakarta Utara, Persita Tangerang, dan PSMS Medan.
Adapun dua klub yang belum mendapatkan license masuk super liga adalah Persiter Ternate dan Persmin Minahasa. Dua tim ini hasil verifikasi BLI kelihatannya memang sulit ikut liga super. Kondisi di Maluku Utara rupanya membuat mereka tidak memprioritaskan ikut liga supper. Sedangkan di Persmin kelihatannya mereka terkendala pendanaan, ujar Direktur BLI, Andi Darussalam Tabusalla, di Malang.
Sementara itu 10 tim yang lolos dengan catatan tersebut mayoritas karena infrastruktur dan kelengkapan administrasi. Sepuluh tim tadi menurut Joko akan diberi batas waktu penyelesaian infrastruktur pada 30 Juni. Jika pada saat yang ditentukan infrastrukturnya belum selesai, maka tim tersebut harus bisa menunjukkan stadion pengganti.
Namun BLI bisa membuat estimasi. Jika BLI mengestimasi stadion itu tidak bakal selesai pada waktunya, maka minggu depan tim tersebut harus bisa menyebutkan stadion pengganti. Jika tidak bisa, maka tim tersebut akan gugur, ujar Ketua Tim Verifikasi BLI terkait Liga Super, Joko Driyono, Jumat di Malang.
Dibaca : 4763 | Dikomentar : 2
Dahlia Irawati