


LONDON, JUMAT - Menjelang final Liga Champions antara Manchester United (MU) versus Chelsea di Stadion Luzhniki, Moskwa, 21 Mei, perang urat syaraf semakin panas. Pelatih Chelsea Avram Grant kembali mengungkit Premier League 2007-08. Menurutnya, MU juara karena banyak diuntungkan wasit.
Sebenarnya beberapa kali Grant meluncurkan kalimat pedas itu. Kini, dia kembali mengulangnya. Terutama keputusan wasit Mike Dean, saat Chelsea bertandang ke kandang MU, September 2007.
Saat itu, gelandang Chelsea, John Obi Mikel, diberi kartu merah. MU pun dengan mudah menguasai permainan dan memenangkan pertandingan dengan skor 2-0.
"Saya kira, pada pertandingan Chelsea lawan MU di Old Trafford, wasit menentukan hasil akhir. Kami tahu hal itu. Kartu merah untuk Obi Mikel, seharusnya tak perlu diberikan wasit," kecamnya.
Dia juga mengkritik wasit Steve Bennett yang memimpin pertandingan Wigan Athletic lawan MU di partai terakhir Premier League. Menurutnya, keputusan Bennett menguntungkan MU. Sebagai misal, Paul Scholes terkena kartu kuning karena mengganjal Wilson Palacios. Kemudian, dia kembali melakukan pelanggaran yang sama tapi tak mendapat kartu merah.
Selain itu, lanjut Grant, MU malah mendapat hadiah penalti. Setelah Ronaldo sukses melaksanakannya dan unggul 1-0, MU makin mudah dan akhirnya menang 2-0. Kemenangan yang menentukan MU juara Premier League.
"Seharusnya Paul Scholes mendapat kartu merah. Tapi, jsutru MU yang kemudian mendapat hadiah penalti. Yah, semuanya sudah berakhir dan kami memberi selamat kepada MU," sindirnya.
"Saya tak menilai bahwa dunia sedang melawan Chelsea. Hanya saja, Dalam kasus ini, ada kebetulan-kebetulan yang menguntungkan MU," tambahnya. (BBC/HPR)
Dibaca : 4929 | Dikomentar : 7
HPR