
JAKARTA, JUMAT- Pelatih Timnas PSSI Benny Dollo mengeluhkan kondisi lapangan latihan di Lapangan Timnas PSSI yang ada di Komplek Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Karena kondisi lapangan yang kurang memenuhi syarat tersebut, para pemain diakuinya tidak bisa maksimal dalam mengontrol bola apalagi saat melakukan dribling.
"Kondisi lapangan yang kurang memenuhi syarat membuat pemain saya tidak bisa bermain maksimal, kontrol bola sering salah karena bola tidak bisa dikuasai dengan baik lantaran kondisi lapangan," ungkapnya kepada Persda Network seusai melatih Timnas di Lapangan Timnas PSSI, Kamis (8/5).
Dalam sesi latihan yang digelar itu, Bendol, panggilan akrab Benny memberi program latihan dengan melakukan serangan dari kedua sayap lebar lapangan. Selain itu, pemain diinstruksikan menghindari bola-bola atas. "Itu strategi mendasar dalam sepakbola, semua tim juga akan memanfaatkan lebar lapangan untuk bisa menembus jantung pertahanan lawan," jelasnya.
Diakuinya, serangan tim dari sayap kiri maupun kanan cukup efektif membongkar pertahanan lawan. Hal itu dilakukan Bendol sehubungan dengan persiapan anak asuhnya melakukan pertandingan persahabatan dengan tim Bayern Muenchen di Stadion Utama Gelora Bung Karno tanggal 21 Mei mendatang.
Bendol mengakui bahwa postur pemain Bayern memiliki postur tubuh tinggi dan tentunya di atas postur pemain Indonesia pada umumnya. "Kita harus melawannya dengan kecerdasan. Pemain harus menghindari bola-bola atas karena pemain Bayern menginginkan bola-bola atas," ujarnya..
Untuk itu, Bendol meminta kepada para pemainnya agar tidak bermain dengan bola-bola atas. "Kalau itu yang terjadi, habis kita. Mereka punya postur tinggi. Jadi, sedapat mungkin harus dengan bermain dengan bola-bola bawah," tandasnya. (Tribun Jabar/Antonius Bramantoro)
Dibaca : 2621 | Dikomentar : 5