
FLORENCE, RABU - Pelatih Fiorentina, Cesare Prandelli, menaruh harapan besar agat timnya bisa menampilkan permainan indah ketika lawan Rangers di leg kedua semifinal Piala UEFA, Kamis (1/5) atau Jumat (2/5) dinihari WIB. Pasalnya, kali ini Adrian Mutu dkk pasti mendapat banyak dukungan karena bermain di Artemio Franchi.
"Kami sedang melakukan persiapan untuk menghadirkan malam yang penuh magis. Kami bangga dengan apa yang sudah dicapai. Kami sadar, para penonton di sini akan memenangkan pertandingan untuk kami dengan dukungan yang membuat kami lolos ke final. Semua orang membicarakan tentang fans Inggris dan Skotlandia, namun fans kami bisa melakukan hal yang sama," ungkap Prandelli, Rabu (30/4).
Pada leg pertama di Ibrox pekan lalu, Fiorentina bisa menahan Rangers dengan skor 0-0. Hasil ini memang cukup bagus tapi tak terlalu maksimal, terutama bagi Fiorentina. Karena tak bisa cetak gol di kandang lawan, La Viola tak punya pilihan selain menang dalam laga kali ini.
Meskipun demikian, Prandelli cukup optimistis pasukannya bisa mewujudkan apa yang diinginkan. Hal tersebut terlihat dari hasil latihan yang dilakukan jelang pertandingan ini.
"Saya tetap tenang, karena kami telah mempersiapkan diri dengan baik. Dalam latihan, saya terpaksa mengurangi tempo karena para pemain bermain terlalu cepat," terang Prandelli.
Namun banyak pihak yang takut mental para pemain Fiorentina masih terpengaruh dengan hasil buruk akhir pekan lalu ketika melawan Sampdoria. Waktu itu, gawang mereka kebobolan saat masa injury time sehingga skor akhir menjadi 2-2, yang membuat perolehan poinnya dengan AC Milan di posisi lima hanya terpaut dua.
Apa tanggapan Prandelli? Dia dengan tegas membantahnya karena dalam pertandingan lawan Sampdoria itu, mereka justru bisa membalikkan keadaan karena sempat tertinggal 0-1.
Hal yang membuat mantan pelatih AS Roma itu cemas adalah Rangers mengubah karakter permainan. Pasalnya, pada laga pertama itu Rangers bermain lebih bertahan karena mereka memang kelihatan ingin memaksakan pertandingan itu minimal berakhir imbang tanpa gol.
"Saya yakin mereka tak akan bermain seperti di leg pertama. Mereka pasti bermain lebih menyerang untuk mencetak gol sehingga bisa unggul agresivitas gol--jika pertandingan berakhir imbang. Karena itu, kami harus berani mengambil risiko sambil memperhatikan keseimbangan tim," tambahnya. (AP/LOU)
Dibaca : 1054 | Dikomentar : 0