Terkini
    No Latest
Piala UEFA
Optimisme di Kubu Fiorentina dan Zenit
Suporter Fiorentina siap mendukung timnya menghadapi Glasgow Rangers di laga kedua semifinal Piala UEFA, Kamis (1/5).
Rabu, 30/4/2008 | 05:53 WIB

FIRENZE, SELASA - Optimisme melingkupi tim Fiorentina (Italia) dan Zenit St Petersburg (Rusia) menghadapi laga kedua semifinal Piala UEFA, Kamis (1/5). Kedua tim akan berlaga di kandang sendiri dengan modal hasil seri pada laga pertama.

Fiorentina menjamu Rangers (Skotlandia) di Stadion Artemio Franchi, Firenze, setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di Glasgow. Adapun Zenit menghadapi tim tangguh asal Jerman, Bayern Muenchen, di Stadion Petrovsky, St Petersburg, setelah Zenit menahan Bayern, 1-1, di Muenchen.

Striker Fiorentina, Adrian Mutu, berpendapat, laga pertama tak lebih dari laga yang buruk.

"Tidak ada yang spektakuler dari kedua tim dan saya rasa itu terjadi karena penampilan kedua tim tidak berkembang. Semoga ketika mereka hadir di Firenze akan lahir permainan yang benar-benar berbeda. Kami pasti akan memberikan segalanya untuk menang dan kami yakin bisa melakukan itu," kata striker asal Romania, yang musim ini berjasa bagi kebangkitan Fiorentina itu.

Kedua kubu pernah bertemu di level Eropa, tepatnya pada final Cup Winners Cup 1960-1961. Ketika itu, La Viola--julukan Fiorentina--mengalahkan Rangers baik di kandang sendiri maupun saat bertandang ke Glasgow. Kini, tim asuhan Cesare Prandelli itu punya angan-angan untuk mengulangi kembali hasil itu.

Sebaliknya, Rangers tak ingin begitu saja membunuh harapan lolos ke final. Gelandang serang Rangers, Thomas Buffel, menegaskan, mereka berjuang keras agar tidak kebobolan di Firenze dan yakin masih punya harapan untuk lolos ke partai puncak.

"Mereka termasuk empat besar Liga Italia sehingga kami layak waspada betapa sulit pertandingan nanti. Namun, kami juga telah menunjukkan mampu mencetak gol pada partai tandang dan mereka harus hati-hati juga," ujar Buffel, dalam pernyataan di situs Badan Sepak Bola Eropa (UEFA).

Jika tim asuhan Walter Smith itu melaju ke final, akan menjadi pencapaian pertama mereka dalam 38 tahun terakhir. Rangers juga merupakan tim Skotlandia pertama yang menang dalam pertandingan di Italia ketika mereka unggul, 3-2, atas Livorno Calcio, di Stadion Armando Picchi, Livorno, pada penyisihan grup Piala UEFA 2006-2007.

Ingin bertemu Rangers

Dari St Petersburg dilaporkan, gelandang Zenit, Fernando Rick- sen, berujar, "Bermain di kandang akan menjadi faktor yang menentukan." Pemain asal Belanda itu berharap, Zenit bertemu Rangers, klub lamanya.

Ricksen meninggalkan Rangers pada 2006, setelah bermain di Liga Skotlandia selama enam musim. "Saya akan bahagia jika bertemu Rangers di final. Akan hebat sekali, terutama dengan atmosfer pertandingan di Manchester," katanya lagi.

Partai final Piala UEFA musim ini akan berlangsung di City of Manchester Stadium pada 14 Mei 2008.

Juara Liga Rusia ini belum pernah mengalahkan klub asal Jerman hingga bulan lalu, saat tim asuhan Dick Advocaat itu menang atas Bayer Leverkusen, 4-1, pada perempat final Piala UEFA. Aksi di empat besar Piala UEFA kali ini juga menjadi penampilan tingkat Eropa yang tertinggi pertama bagi Advocaat, yang sebelumnya melatih tim Korea Selatan.

Namun, Bayern juga tetap tampil ngotot. Maklum, tim asuhan Ottmar Hitzfeld itu berambisi mengejar tiga gelar juara musim ini. Mereka sudah menggapai Piala Jerman dan masih punya peluang menjadi yang terbaik di Piala UEFA serta juga Liga Jerman.

Kiper Bayern, Oliver Kahn, menyatakan, kompetisi tahun ini benar-benar terasa berat dan panjang. "Pertandingan di Saint Petersburg akan menjadi lebih berat bagi kami karena mereka akan lebih bugar (terkait volume pertandingan Zenit yang lebih sedikit). Mungkin itu pula yang membuat kami sulit mencetak gol kedua (pada laga di Muenchen)," ujar Kahn, yang kini sudah berusia 38 tahun.

Dibaca : 1000 | Dikomentar : 0

Share on Facebook
A A A
komentar anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code