


MANCHESTER, RABU - Pelatih Barcelona, Frank Rijkaard, mengaku sangat terpukul atas kekalahan timnya dari Manchester United di semifinal Liga Champions. Namun, itu tak akan memaksanya mengundurkan diri.
Kekalahan 0-1 dari MU memang mengakhiri perjalanan Barcelona di Liga champions. Artinya, musim ini Barcelona tak mendapat satu pun gelar baik di kompetisi lokal maupun internasional.
Ini membuat kkursinya semakin panas. jauh hari sudah banyak rumor bahwa dia akan mundur atau dipecat oleh Barcelona. Sebab, penampilan Barcelona musim ini menurun.
"Pikiran-pikiran itu tak ada dalam kepala saya. Saya tak akan mundur karenanya. Klub sedang membutuhkan bantuan dan dukungan. Kami harus selalu bersatu untuk menghadapi segala masalah," tegasnya.
"Persoalannya akan berbeda jika para pemain mengatakan ini saatnya untuk pergi. Kenyataannya tidak demikian. Barcelona adalah klub yang besar dan butuh banyak orang untuk membuat keputusan di akhir kompetisi, jika memang harus ada keputusan besar," tambahnya.
Tentang kekalahannya dari MU, Rijkaard mengakui tim lawan memang lebih baik dan bagus dalam memanfaatkan peluang. Sebaliknya, Barcelona seperti kehilangan ketajamannya dan gagal menyelesaikan peluang dengan sempurna.
"Kami telah melakukan semua hal, kecuali mencetak gol. Melihat apa yang telah kami lakukan, itu hasil yang sangat menyedihkan. Tapi, aturannya mengatakan, siapa yang mencetak gol maka akan lolos ke final. Dan, MU melakukannya," jelasnya.
Rijkaard mengakui, "Ini kekalahan yang sangat berat dan menyesakkan perut. Liga Champions sangat penting dan perjalanan kami sudah berakhir. Tapi, setelah pertandingan ini kami tetap bisa berjalan dengan kepala tegak," pungkasnya. (AP)
Dibaca : 3866 | Dikomentar : 11
HPR