
MANCHESTER, SELASA - Manajer Manchester United (MU), Sir Alex Ferguson, sangat bangga dan puas dengan apa yang mereka tunjukkan di Old Trafford, Selasa (29/4) malam atau Rabu (30/4) dinihari WIB. Di stadion dengan sebutan The Theatre of Dream itu, para pemain MU menghibur fansnya dengan meraih kemenangan 1-0 atas Barcelona.
Alhasil, kesuksesan di pertandingan itu membawa The Red Devils ke final Liga Champions. Mereka lolos dengan keunggulan agregat 1-0 setelah pada leg pertama pertengahan pekan lalu di Nou Camp berhasil menahan imbang tuan rumah dengan skor 0-0.
Ini yang membuat Fergie--sapaan Ferguson--tak henti-hentinya menyanjung Rio Ferdinand dkk. Pasalnya, mereka berhasil membuktikan tekadnya untuk memainkan sepakbola menyerang sehingga bisa mencetak gol dan memenangkan pertandingan tersebut.
Memang, pada leg pertama MU bermain super defensif. Usai laga tersebut, Fergie mengatakan bahwa mereka akan mengubah taktik dan strategi dengan menerapkan sepakbola menyerang saat bermain di Old Trafford, dan hal tersebut benar-benar diwujudkan.
Meskipun tanpa striker utamanya, Wayne Rooney yang bermasalah pada pinggulnya, MU bisa membuat barisan belakang Barcelona kelabakan. Puncak kerapuhan lini belakang tim tamu terjadi pada menit ke-14, ketika bola tendangan keras Paul Scholes dari luar kotak penalti tak bisa dihalau Victor Valdes.
"Kami telah membuktikan diri layak berada di final. Sejarah, dan juga suporter sangat fantastis. Tapi lebih dari itu, kami memiliki Paul Scholes, salah satu pemain terbaik, yang menjadi penentu kesuksesan tim ini menuju ke final," ungkap Fergie usai pertandingan. (GOAL/LOU)
Dibaca : 4076 | Dikomentar : 9