Terkini
    No Latest
Ferguson: Saatnya Juara Eropa
Pelatih Manchester United (MU), Sir ALex Ferguson.
Senin, 28/4/2008 | 23:58 WIB

MANCHESTER, SENIN - Pelatih Manchester United (MU) mengatakan, timnya memang menghadapi masa-masa genting. Menghadapi Barcelona di semifinal, kemudian harus memenangkan dua sisa pertandingan Premier league. Namun, ini saatnya Setan Merah membuat sejarah. Tetap mengejar gelar Premier League, tapi juga berusaha menjuarai Liga Champions.

"Selasa kami harus menghadapi  Barcelona di Old Trafford. Kemudian Sabtu, kami sudah menjamu West Ham. Ini pekerjaan berat, tapi harus kami lakukan," katanya.

"Sudah berkali-kali saya katakan, klub ini harus lebih sukses di Eropa. Pada tahun 1999 kami menjuarai Liga Champions untuk kedua kalinya, setelah menjadi klub Inggris pertama yang juara kompetisi ini pada 1968. Sekarang kesempatan emas untuk menambah kesuksesan di Eropa," tegas Ferguson.

Kekalahan dari Chelsea di Premier League cukup memukul perasaan para pemain. Namun, dia berharap moral tim tak harus jatuh, karena harus menghadapi pertandingan-pertandingan penting.

Sebelumnya, MU hanya bermain imbang 0-0 lawan Barcelona di laga pertama semifinal Liga Champions. Maka, pertandingan kedua nanti harus menang, jika MU ingin lolos ke babak final.

Sementara, di Premier League tugas MU masih berat. Mereka kini memiliki nilai yang sama dengan Chelsea, yakni 81. Meski unggul selisih gol, MU harus memenangkan dua sisa pertandingan lawan West Ham (3/5) dan Wigan Athletic (11/5). Hasil seri saja bisa menggagalkan MU menjuarai Premier League.

Ferguson mendapat kritik, karena pada pertandingan lawan Chelsea banyak menyimpan bintangnya. Cristiano Ronaldo baru main di babak kedua. Owen Hargreaves baru main setelah Nemanja Vidic dedera. Sedangkan Carlos Tevez malah tak dimainkan. Namun, Ferguson punya alasan tersendiri.

"Dengan jadwal yang ketat, saya ingin melakukan rotasi yang baik pula. Terutama saya ingin  tim dalam keadaan segar saat melawan Barcelona. Sebab, Liga Champions adalan inestif terbesar," katanya.

"Memang, kami kecewa saat kalah lawan Chelsea dengan cara yang seperti itu. Tapi, dengan pertandingan besar yang sudah menunggu, kami kini semakin siap menghadapinya. Itu bisa terefleksikan dari intensitas latihan yang kami lakukan," tambahnya. (AP)

Dibaca : 4892 | Dikomentar : 6

HPR

komentar anda
RICKY @ Senin, 12 Mei 2008 | 09:13 WIB
Jangan anggap remeh MU dong bro,kalo nggak pake strategi bukan permainan sepak bola namanya bung,lo kira gampang apa ceploskan bola ke gawang?.buktikan saja komentarmu itu nanti tanggal 21 mei, MU for Championship 2008..
jo @ Kamis, 1 Mei 2008 | 07:36 WIB
barca mang cupu,ga bisa apa2
uding @ Selasa, 29 April 2008 | 21:18 WIB
MU cuma kuat di Inggris... buktinya, waktu di Barca gak bisa berbuat apa-apa... bola pun dikuasai lawan terusss... kalopun hasilnya nol-nol... cuma keberuntungan. Lega Pertama, seharusnya MU kalah 7-1... Kalo saya jadi CR7... mendingan pura-pura sakit... biar klub Spanyol juara Champions... kan Inggris malu kalo 3 klubnya keok semua.....
diknono @ Selasa, 29 April 2008 | 16:04 WIB
Yang kuat adalah yang tenang dan tenang adalah doa.....maju terus jng sombong....hidup liga campions.....viva barca
timur @ Selasa, 29 April 2008 | 12:16 WIB
barca di spanyol aj ngak bisa juara gimana mao di champion. hidup mu
6 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code