Terkini
    No Latest
Fiorentina Tahan Rangers 0-0
Striker Fiorentina, Giampaolo Pazzini mendapat pengawalan ketat oleh defender Glasgow Rangers, Carlos Cuellar.
Jumat, 25/4/2008 | 04:10 WIB

GLASGOW, JUMAT - Fiorentina berhasil menahan glasgow Rangers 0-0 pada pertandingan pertama semifinal Piala UEFA, Kamis 24/4) atau Jumat dini hari WIB di Stadion Ibrox. Kemenangan itu membuat Fiorentina memiliki peluang lebih besar untuk ke final, asal mampu memanfaatkan pertandingan kedua di kandang sendiri, Kamis (1/5).

Partai final akan digelar di Stadion City of Manchester, 14 Mei nanti. Pemenang partai Rangers kontra Fiorentina akan bertemu dengan pemenang antara Bayern Muenchen lawan Zenit St. Petersburg.

Meski tampil sebagai tamu, Fiorentina justru lebih banyak melakukan tekanan. Sayangnya, penyelesaian akhir tim asuhan Cesare Prandelli ini kurang sempurna atau terkadang terburu-buru, hingga peluang sering terbuang percuma.

Pelatih Rangers, Walter Smith tampaknya semakin yakin dengan pola 4-5-1. Dengan pola ini, banyak klub besar yang sulit mengalahkan mereka. Itu pula yang dirasakan Fiorentina. Meski lebih banyak menyerang, mereka sering gagal di lini pertahanan Rangers.

Meski begitu, Rangers cukup kesulitan melancarkan tekanan. Padahal, tampil di kandang, mereka ditarget memetik kemenangan. Apalagi, suporter terus memberi dukungan optimal. Bahkan mereka membentangkan spanduk yang berbunyi, "Ini peluangmu dan waktumu untuk menjadi legenda".

Memang, Rangers belum pernah masuk final Piala UEFA dalam 136 tahun sejarah klub tersebut. Maka, ini kesempatan besar buat mereka untuk membuat sejarah. Sayangnya, mereka gagal mengembangkan permainan terbaik.

Dua striker Fiorentina, Adrian Mutu dan Giampaolo Pazzini justru lebih sering membahayakan pertahanan Rangers. Pada menit ke-9, Mutu nyaris membobol gawang Rangers yang dikawal Neil Alexander. Semenit kemudian, Pazzini sudah dekat dengan gawang Rangers. Tapi, tendangannya mampu diblok defender David Weir persis di garis gawang.

Namun, pada menit ke-15 giliran Rangers yang membahayakan gawang Fiorentina. Sebuah umpan panjang Steven Whittaker mampu diterima Jean-Claude Darcheville. Dia kemudian membawanya untuk mendekati gawang Fiorentina. Tendangan keras dilayangkan, tapi mampu digagalkan kiper Sebastien Frey.

Setelah itu, serangan Fiorentina justru lebih banyak menekan Rangers yang didukung 50.000 suporter. Tuan rumah hanya beberapa kali menekan, tapi tak ada serangan yang terlalu berbahaya.

Untuk lolos ke final, Rangers harus mencetak gol pada pertandi kedua di kandang Fiorentina dan menghindari kekalahan. Sebaliknya, di depan pendukungnya, Fiorentina memiliki kelebihan dan harus memenangkan pertandingan agar mendapat tiket ke final. (HPR)

Dibaca : 1315 | Dikomentar : 2

HPR

Share on Facebook
A A A
komentar anda
santo @ Minggu, 27 April 2008 | 16:39 WIB
ayo La Viola semangat!!!!Fiorentina is The Best
wowor @ Jumat, 25 April 2008 | 10:30 WIB
ayoo...la viola tetap semangat , gw yakin bisa msk final lawan munchen.
2 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code