
MILAN, SELASA - Pelatih AC Milan, Carlo Ancelotti yang posisinya terancam setelah timnya tampil buruk di musim ini, menyatakan keinginannya melatih AS Roma.
Selama melatih AC Milan, Ancelotti telah mempersembahkan dua trofi Liga Champions, satu scudetto dan satu gelar FIFA Club World Cup. Namun, dia terancam dipecat, karena musim ini Milan tampil buruk bahkan kini berada di urutan ke-6 klasemen sementara Liga Serie-A.
Muncul banyak rumor, dia akan ditunjuk sebagai pelatih timnas Italia setelah Piala Eropa 2008. Sebab, federasi sepakbola Italia (FIGC), rasanya akan gagal menemui kesepakatan dengan pelatih Roberto Donadoni untuk memperpanjang kontraknya sebagai pelatih Gli Azzurri.
"Jika saya bisa memilih untuk menghabiskan kaier pelatih di satu klub, saya ingin menghabiskannya bersama AS Roma," kata Ancelotti yang pernah menjadi kapten tim AS Roma, kepada La7.
"Roma adalah kota paling mengagumkan di dunia. Anda akan kesulitan mencari kota yang sebanding dengan Roma," tambahnya. Ancelotti membela AS Roma selama delapan musim, sebelum pindah ke AC Milan. Bersama Roma, dia ikut membawa klub itu juara Liga Serie-A musim 1982-83 dan meraih empat gelar Coppa Italia.
Dia juga pernah membawa AS Roma mencapai babak final Liga Champions pada musim 1983-84, tapi dikalahkan Liverpool. Dia baru menjuarai Liga Champions sebagai pemain setelah bergabung dengan AC Milan. Sukses itu terjadi pada musim 187-88 dan 1989-90.
"Kekalahan kami (bersama AS Roma, Red) dari Liverpool merupakan kekecewaan yang sangat besar," sesal Ancelotti.
Bersama Milan sebagai pelatih, dia juga merasakan kekecewaan besar dari Liverpool. Itu terjadi di final Liga Champions 2004-05. Timnya sudah unggul 3-0, tapi bisa dikejar dan akhirnya kalah dalam adu penalti.
Beruntung, pada musim 2006-07, Ancelotti mampu melakukan balas dendam. Milan kembali ketemu Liverpool di final Liga Champions dan akhirnya menang 2-1. (AP)
Dibaca : 1337 | Dikomentar : 2
HPR